Breaking News:

Berita Banjarmasin

Idul Adha 2021, Sebanyak 3.424 Ekor Sapi Potong Penuhi Pasokan Permintaan Hewan Kurban di Kalsel

Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin, Nur Hartanto sebut adanya lonjakan lalu lintas hewan di Kalsel melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
suasana pengiriman sapi jalur kapal laut di Trisakti 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin, Nur Hartanto sebut adanya lonjakan lalu lintas hewan di Kalsel melalui Pelabuhan Trisakti Banjarmasin jelang lebaran Iduladha.

Tercatat sejak 1 hingga 18 Juli 2021, sebanyak 3.424 ekor sapi potong telah memenuhi permintaan pasokan pasar hewan kurban di Kalsel.

Jumlah ini tercatat meningkat sebanyak 11,8 persen dibandingkan lalu lintas pada musim yang sama di tahun 2020 yang hanya 2.900 ekor sapi saja.

"Dengan peningkatan arus lalu lintas hewan ini, kamipun meningkatkan pengawasan di lokasi pemasukan," kata Hartanto melalui keterangan tertulisnya, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Warga Binaan Lapas Karang Intan Kabupaten Banjar Sambut Bahagia Idul Adha 2021

Baca juga: Kunjungi Pimpinan Pemko Banjarbaru, MKKS SMP MTs Banjarbaru Pertanyakan Kapan PTM

Baca juga: Idul Adha 2021, IJTI Kalsel Sumbang Sapi Kurban untuk Warga Gang TVRI Banjarmasin

Menurutnya, dua hari jelang perayaan keagamaan umat muslim ini, sebanyak  375 ekor sapi potong berasal dari Pelabuhan Tenau di Kupang (NTT). 

Hewan ini diangkut dengan kapal khusus ternak, KM Camara 6 melalui tol laut, tambahnya.

Masih menurut Hartanto, pihaknya melakukan pengawasan keamanan dan pengendalian mutu pakan dan pakan asal produk pertanian, termasuk hewan ternak ini, agar sehat dan layak dikonsumsi.

Sebagai informasi, kapal ternak adalah alat angkut yang didesain khusus berdasar dan berprinsip pada kesehatan dan kesejahteraan hewan atau animal welfare sehingga meminimalisir risiko seperti stres atau bahkan kematian.

Secara teknis, Sub Koordinator Karantina Hewan, Karantina Pertanian Banjarmasin, Isrokal, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilaksanakan berupa pemeriksaan dokumen karantina asal dan pemeriksaan fisik. 

Dari hasil pemeriksaan dokumen, dinyatakan bahwa semua sapi telah diuji dengan hasil negatif penyakit Brucellosis. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved