Breaking News:

Berita Banjarmasin

Momen Idul Adha 1442 H, Polda Kalsel : Pengetatan Pintu Masuk Provinsi Makin Optimal

Pengetatan dan pembatasan mobilitas masyarakat khususnya yang menuju ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus dilakukan oleh Polda Kalsel.

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Edi Nugroho
Polres Tabalong
Posko Batas Provinsi Kalsel-Kalteng di Kelua, Kabupaten Tabalong 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengetatan dan pembatasan mobilitas masyarakat khususnya yang menuju ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus dilakukan oleh Polda Kalsel.

Meski belum merekap secara keseluruhan berapa banyak jumlah orang yang diputar balik karena tak bisa menunjukkan surat hasil pemeriksaan PCR, namun Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Nur Subchan menyebut pengetatan mobilitas di perbatasan provinsi sudah semakin optimal.

Pasalnya kata dia, Pj Gubernur Kalsel telah berkoordinasi dengan Gubernur di dua Provinsi tetangga Kalsel yaitu Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim).

"Pak Gubernur sudah bersurat ke Gubernur tetangga, Pak Kapolda juga demikian ke Pak Kapolda Kalteng dan Kaltim," kata Kombes Pol Nur Subchan, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Sholat Idul Adha di Masjid Sabilal Muhtadin, Pj Gubernur Kalsel Apresiasi Warga Tetap Prokes

Baca juga: Biro Kesra Diminta untuk Programkan Bantuan Sapi dari Gubernur Kalsel ke Tiap Daerah

Baca juga: Pj Gubernur: Vaksinasi Pelajar di Kalsel Bakal Digelar di Sekolah

Baca juga: Jalan Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar Diperbaiki, Diberlakukan Sistem Buka Tutup

"Utamanya pintu masuk di pelabulan, bandara, perbatasan di Barito Kuala, Kotabaru dan Tabalong," lanjutnya.

Dengan demikian kata dia, diharapkan masyarakat di Provinsi tetangga semakin mengerti bahwa saat ini Kalsel tengah melaksanakan pengetatan pintu masuk.

Sedangkan di internal Provinsi Kalsel, meski belum ada pembatasan antar kabupaten/kota, namun operasi-operasi yustisi terkait kedisiplinan penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 terus dilakukan.

Ia mengingatkan kepada masyarakat bahwa upaya menekan angka penularan Covid-19 juga bertopang pada kesadaran masyarakat untuk mengurangi mobilitas, lebih khusus di momen Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah Tahun 2021 ini.

Pelaku usaha juga diingatkannya untuk mematuhi kebijakan yang diterapkan pemerintah.

"Ya toko-toko juga kan tutup pukul 22.00 Wita, jadi ini harus dipatuhi juga," tutur Karo Ops.

Diketahui, kebijakan terkait pengetatan pintu masuk ke Kalsel berlaku sejak diterbitkannya Surat Edaran Forkopimda Kalsel Tanggal 9 Juli Tahun 2021 Tentang Ketentuan Pemeriksaan Swab Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Bagi Pelaku Perjalanan di Provinsi Kalsel. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved