Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Update Covid-19 HSS: Kasus Meningkat, Bupati Achmad Fikry Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Update Covid-19 HSS, pada 18 Juli 2021 hanya 39 kasus aktif, saat Senin (19/7/2021) ada 51 kasus aktif. Bupati HSS minta masyarakat disiplin prokes.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
SATGAS PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN HSS
Update Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, Senin (19/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Update Covid-19 HSS. Angka kasus positif terpapar virus corona di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, terus naik.

Jika per 18 Juli 2021 hanya 39 kasus aktif, saat Senin (19/7/2021) tercatat ada 51 kasus aktif.

Misal per 18 Juli lalu tercatat kasus aktif di Kecamatan Daha Utara empat orang, Daha Selatan sembilan orang, Simpur satu orang, Kandangan 17 orang, Angkinang tiga orang, Sungai Raya empat orang, dan Padang Batung satu orang.

Sedangkan per 19 Juli tercatat kasus aktif di Kecamatan Daha Utara ada empat orang, Daha Selatan 12 orang, Kalumpang tiga orang, Simpur satu orang, Kandangan 22, Angkinang tiga, Sungai Raya lima orang, dan Padang Batung satu orang.

Baca juga: Bupati HSS Achmad Fikry Bolehkan Masyarakat Salat Idul Adha, Asalkan Prokes Ketat

Baca juga: Update Covid-19 Tanahbumbu: 2 Meninggal, Positif Tambah 1, Sembuh 16 Pasien

Baca juga: Lima Guru di SMPN 2 Alalak Terpapar Covid-19, PTM di Kabupaten Batola Tetap Berlanjut

Baca juga: Pramugari Citilink Bongkar Penyamaran Penumpang Reaktif Covid-19, Curiga Lihat Cadar Menjuntai

Selain itu total warga yang terkonfirmasi per 19 Juli 2021 positif yakni 1.329 orang, 1.233 di antaranya sembuh, dan 45 orang meninggal. Sedangkan suspek tercatat masih 15 orang. 

Bupati HSS H Achmad Fikry mengimbau agar masyarakat lebih meningkatkan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Pesan kami adalah, pertama sekali dituntut kesadaran masyarakat untuk Prokes 5M menjadi sangat penting. Apakah sudah varian delta ataupun lain-lain, itu sangat teknis sekali. Jadi, prokes itu menjadi kata kunci bagi kita.  Sekali lagi pemerintah sangat bergantung dengan kesadaran masyarakat untuk bisa mematuhinya. Pemerintah hanya mendorong masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan,” bebernya.

Selain itu pihaknya juga akan mengintensifkan razia prokes. Bahkan, razia yang rata-rata dua kali dalam sehari akan diintensifkan menjadi tiga kali sehari.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved