Breaking News:

Berita HST

Barabai Muda Serahkan Bantuan Alquran dan Buku Tuntutan Salat untuk Mualaf di Rantau Parupuk

Organisasi para anak muda di HST memberikan bantuan Alquran mendukung dakwah para ustadz di Desa Rantau Parupuk

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Penyerahan bantuan Alquran dan buku tuntutan salat untuk mualaf di Musala Rantau Parupuk Desa Datar Ajab, Kecaman Hantakan, Hulu Sungai Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Komunitas Barabai Muda kembali melaksanakan aksi sosial mereka ke Pegunungan Meratus.

Organisasi para anak muda di Bumi Murakata itu memberikan bantuan Alquran dan buku tuntunan salat lima waktu kepada para mualaf di Rantau Parupuk, Desa Datarajab Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Harapannya, mendukung dakwah para ustadz di desa terpencil tersebut.

Penyerahan dilakukan Senin 19 JUi 2021 lalu, di Musala setempat.

Baca juga: Baznas Kabupaten HST Salurkan Sapi Kurban untuk Mualaf di Pedalaman, Lintasi Jalur Ekstrem

Baca juga: Pastikan Efektivitas Posko Sigap Covid-19 PPKM Mikro, Pemkab HST Pantau Desa-desa

Misbakhul Munir, dari Barabai Muda kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (21/7/2021) mengatakan, sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial, budaya dan Pendidikan pihaknya ingin ambil peran dalam mendukung kegiatan dakwah keagamaan di Meratus yang dilakukan para uzstadz yang selama ini menjadi pembimbing dan pembina para mualaf, khususnya d desa tersebut.

Ustadz Fathurrahim, salah satu pembina Mualaf di Rantau Parupuk menyatakan apresiasi atas kepedulian para anak muda tersebut, yang datang langsung ke desa terpencil yang sulit dijangkau tersebut karena harus melewati medan yang ekstrem dengan akses jalan yang penuh tanjakan.

Baca juga: Pasien Covid-19 RS Bhayangkara Palangkaraya Bertambah, Rumah Sakit Darurat Difungsikan

Baca juga: Iduladha 1442 H, Polres Tapin Bagikan Ribuan Paket Daging untuk Masyarakat

Jalan ke Desa Datarajab Rantau Parupuk, hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

Sedangkan mobil, hanya jenis offroad yang aman melintas di sana.

Saat ini ada 40 warga muslim di desa tersebut, yang hidup berdampingan dengan umat Hindu secara damai.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved