Breaking News:

Berita Balangan

Dokter Hewan di Balangan Periksa Organ Dalam Sapi Kurban, Hasilnya Dinyatakan Sehat

Dua hari sudah, Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Balangan melakukan monitoring terhadap pemotongan hewan kurban di Balangan.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
drh Ayu Asrinandi memeriksa organ dalam hewan kurban di Masjid Al Akbar Balangan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Dua hari sudah, Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Balangan melakukan monitoring terhadap pemotongan hewan kurban di Balangan.

Pasalnya, pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1442 H ini berlangsung tidak cuma pada moment puncak lebaran, melainkan berlanjut pada hari kedua.

Pemeriksaan kesehatan organ dalam sejumlah hewan kurban yang telah dipotong dilakukan langsung oleh drh Ayu Asrinandi yang juga merupakan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Balangan.

Tim bidang peternakan ucap drh Ayu dibagi menjadi tiga dan menyebar pada delapan kecamatan yang ada di Balangan.

Baca juga: Keluarga Besar Lanal Kotabaru Bagikan Daging Kurban ke Warga Kurang Mampu

Baca juga: Iduladha 1442 H, SMAN 2 Banjarbaru Terima Sumbangan Sapi Kurban dari Bupati Banjar

Baca juga: Iduladha 1442 H, KNPI Kalsel Gandeng PDAM Bandarmasih Salurkan Hewan Kurban

Baca juga: Bupati Balangan Serahkan Hewan Kurban untuk Dibagikan pada Kaum Dhuafa

Rabu (21/7/2021), drh Ayu mendatangi sejumlah tempat yang melaksanakan pemotongan hewan. Satu di antaranya di Masjid Al Akbar Kabupaten Balangan.

drh Ayu bersama rekannya memeriksa hati, limpa, jantung dan paru sapi yang telah dipotong. Mereka melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik organ dalam sapi dan memeriksa apakah organ dalam tersebut sehat atau tidak.

Satu persatu bagian yang diperiksa dipotong oleh drh Ayu. Ia mengiris saluran pada paru, hati, limpa dan jantung untuk pengecekan kondisi bagian dalam. Terutama memastikan tidak ditemukannya cacing pada organ tersebut.

Pasalnya, apabila ditemukan cacing, maka organ tersebut dianggap tidak sehat dan akan diafkir. Namun juga melihat bagaimana kondisi fisik organ, apakah tetap baik dan bagus atau sebaliknya.

Dari puluhan sapi yang telah diperiksa, semua hasilnya ucap drh Ayu menunjukkan kondisi baik. Dalam artian sehat dan bagus. Fisik organ dalam pun termasuk proposional tanpa ada perubahan atau kerusakan.

Secara keseluruhan di Kabupaten Balangan, sebutnya belum pernah ditemukan hewan kurban yang organnya terdapat cacing.

Sementara itu, untuk total hewan kurban di Kabupaten Balangan mencapai 400 ekor. Dimana stok awal sebanyak 700 ekor. Namun pihaknya juga masih menunggu laporan dari pihak kecamatan untuk angka pasti jumlah sapi atau hewan sejenisnya yang dikurbankan.
(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved