Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Pembangunan Pabrik Pengalengan Ikan, Pemkab Tanbu Gandeng Perusahaan di Jawa Timur

Bupati Tanbu Zairulah Azhar dan PT Global Prima Santosa tandatangani MoU untuk bangun pabrik pengalengan ikan di Muara Pagatan Kecamatan Kusan Hilir.

Penulis: Man Hidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MAN HIDAYAT
Deny Hariyanto, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Keinginan Bupati Tanah Bumbu dr HM Zairullah Azhar untuk membangun pabrik pengalengan ikan terus berproses.

Bahkan telah melakukan MoU dengan Perusahaan PT Global Prima Santosa di Jawa Timur, terkait rencana pembangunan pabrik pengalengan ikan di Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

Lahan seluas 12 hektar telah disiapkan untuk lokasi pembangunan pabrik, tepatnya di Desa Muara Pagatan, setelah ditinjau dan dikaji oleh tim.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagri) Kabupaten Tanbu, H Deny Hariyanto, Rabu (21/7/2021), dari orientasi tim, lokasi yang ditunjuk sangat memungkinkan.

"Di lokasi itu ada 3 aspek transportasi yang bisa digunakan yakni jalur sungai, Laut dan darat. Bahkan disebut Tim, di Tanbu yang paling cocok dibangun pabrik pengalengan ikan ini," katanya.

Baca juga: Rencana Bangun Pabrik Pengalengan Ikan, Bupati Tanbu Datangkan Tenaga Berpengalaman

Baca juga: Optimis Bangun Pabrik Pengalengan Ikan di Tanbu, Kadisdagri Sebut 7 Negara Siap Ambil Produk

Kemajuannya, setelah beberapa hari bersama tim selama satu minggu, ada tawaran beberapa opsi untuk pembangunan tersebut, yakni apakah melalui APBN, APBD atau kemitraan dengan perusahaan. Sekarang, dicarikan jalan keluarnya.

Sebab itu, lanjut Deny, biaya yang diperlukan cukup besar, yakni Rp 800 miliar. Sementara untuk aspek penunjang, tambak-tambak, cukup mendukung bahkan masih banyak yang belum tergarap.

"Untuk memaksimalkan tambak-tambak yang ada, ke depan akan digarap secara modern bekerjasama dengan Dinas Perikanan Tanbu yang menyebutkan lahan tani tambak ada sekitar 4.000 hekater," sebutnya. 

Sebelum memulai, lebih dulu akan mempersiapakan dari hulunya, yaitu dengan menata tambak-tambak yang ada.

"Ada 5 daerah penyangga yang saat ini akan membantu, yakni petani tambak Satui, Angsana, Sungai Loban, Kusan Hilir dan Batulicn. Kelima lokasi ini merupakan aliran yang memungkinkan," katanya.

Baca juga: Bangun Pabrik Pengalengan Ikan, Dinas Perikanan Kabupaten Tanbu Konsultasi ke Kementerian

Baca juga: Zairullah Azhar Sampaikan Program Pembelian Kapal Angkut Ikan Hingga Dirikan Pabrik di Kusan Hilir

Secara jumlah, lanjut Deny, sudah bisa mendukung. Ditambah lagi nanti kabupaten-kabupaten tetangga, termasuk Sulawesi Selatan untuk pemasok bahan bakunya.

"Jadi, melihat ini, sangat memungkinkan untuk membangun pabrik pengalengan ikan," katanya.

Sementara itu, untuk pasarannya, PT Global sudah menyebutkan ada 7 negara yang siap mengambil dengan sejumlah varian rasa, di antaranya rasa sarden pada umumnya, original, sambalado, masakan kecap dan rasa Bali.

(Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved