Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Berburu Puluhan Perawat untuk Pasien Covid-19

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan perburuan tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Tenaga kesehatan sedang memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan perburuan tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19.

Hal ini seiring terus melonjaknya kasus sekaligus juga pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit di Banjarmasin.

Apalagi seperti diketahui, Pemko Banjarmasin pun saat ini sudah mengambil langkah menambah kapasitas perawatan pasien.

Bahkan terbaru ini, Pemko Banjarmasin menambah 50 tempat tidur khusus untuk melayani pasien Covid-19 di RSUD Sultan Suriansyah.

Baca juga: Covid di HST Melonjak, RSHD Barabai Tambah Kapasitas Tempat Perawatan Sampai 34 Bed

Baca juga: Sebanyak 81 Mahasiswa Prodi Keperawatan Stikes Intan Martapura Kalsel Ikuti Yudisium

Baca juga: Mengenal Tekstur dan Khasiat Madu Putih, Bagus untuk Perawatan Kulit dan Penyembuhan Luka

Baca juga: Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021, Formasi Perawat dan Bidan Paling Diminati di Banjar 

Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina pun membenarkan adanya perburuan nakes untuk merawat pasien Covid-19 tersebut.

"Kita akan melakukan rekrutmen. Sesuai permintaan dari Dinkes juga," ujar Ibnu.

Ibnu pun berharap dengan adanya penambahan tenaga kesehatan tersebut, maka pelayanan untuk pasien Covid-19 bisa lebih maksimal.

"Ini juga untuk mengurangi beban di RSUD Ulin Banjarmasin, karena disana juga banyak menampung pasien Covid-19," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi membeberkan ada puluhan tenaga kesehatan yang diperlukan. Rinciannya yakni sebanyak 50 orang perawat, lima dokter dan empat bidan.

"Kita sudah mengumumkannya juga, termasuk juga melalui instagram," katanya.

Ditambahkan juga oleh Machli, tenaga kesehatan yang diperlukan tersebut rencananya akan direkrut hingga lima bulan.

"Rencananya untuk lima bulan. Tapi akan dilihat juga perkembangan Covid-19 di Banjarmasin," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved