Breaking News:

Serambi Mekkah

Bupati Banjar Resmikan Program Kotaku 2021 di Kecamatan Sungai Tabuk

Bupati Banjar H Saidi Mansyur meletakkan batu pertama pembangunan infrastruktur permukiman, jalan lingkungan, septic tank, terkait Program Kotaku.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
MC PEMKAB BANJAR
Bupati H Saidi Mansyur beri arahan sebelum meletakkan batu pertama pembangunan infrastruktur permukiman, berupa pembangunan jalan lingkungan dan septic tank di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (22/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,  MARTAPURA - Program komunal reguler Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dilaksanakan di Jalan Karya Tani RT 001 Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur meletakkan batu pertama pembangunan infrastruktur permukiman, berupa pembangunan jalan lingkungan dan septic tank, Kamis (23/7/2021).

Menurut H Saidi Mansyur, program Kotaku merupakan langkah pemerintah dalam mengatasi kawasan permukiman kumuh, mengintegrasikan berbagai sumber daya dan sumber pendanaan yang ada.

"Termasuk dari pemerintah pusat, provinsi, kota dan kabupaten, swasta, maupun masyarakat yang secara bersama-sama berperan aktif dalam mendukung program Kotaku," jelasnya.

Bupati H Saidi Mansyur meletakkan batu pertama di lokasi pembangunan infrastruktur permukiman, berupa pembangunan jalan lingkungan dan septic tank di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (22/7/2021).
Bupati H Saidi Mansyur meletakkan batu pertama di lokasi pembangunan infrastruktur permukiman, berupa pembangunan jalan lingkungan dan septic tank di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (22/7/2021). (MC PEMKAB BANJAR)

Menurut Saidi Mansyur, diperlukan komitmen bersama dalam penanganan, guna mewujudkan permukiman layak huni dan berkelanjutan, baik di lokasi pencegahan maupun di lokasi peningkatan.

Masih kata Saidi Mansyur, penting sekali untuk menentukan langkah strategis dalam penanganan kumuh secara komprehensif dan kolaboratif baik dari segi pembiayaan maupun program.

Anggota Komisi II DPR RI,  Rifkynizamy Karsayuda, menambahkan, program Kotaku adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kemudian untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung Gerakan 100-0-100 , yaitu 100 persen akses universal air minum, nol persen permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak.

"Saya turut mengapresiasi atas support dari Bupati dan Wakil Bupati Banjar atas terselenggaranya peletakan batu pertama di Kelurahan Sungai Lulut," katanya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Dapil Kalsel 1 in berharap dengan program Kotaku tidak ada lagi lingkungan kumuh di lingkungan perkotaan.

"Hal ini guna mendukung terwujudnya pemukiman kota yang layak huni, produktif dan berkelanjutan," ujarnya.

Turut menghadiri Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Kalsel, Dardjat Wijunarso, Koordinator Kotaku 02 Kabupaten Banjar dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Forum Komunikasi antar LKM Kabupaten Banjar, Kadis PUPR Kabupaten Banjar, Ahmad Solhan, pejabat kecamatan, kelurahan dan Forum RT setempat. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved