Breaking News:

Berita Banjarmasin

Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, Begini Capaian Kejaksaan Tinggi Kalsel dan Jajaran

Total Rp 27.1.927.445 uang negara berhasil diselamatkan dalam tahapan penyidikan 10 perkara pidana khusus yang ditangani Kejati Kalsel

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kajati Kalsel), Rudi Prabowo Aji, didampingi jajarannya dalam konferensi pers di momen Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 di Banjarmasin, Kamis (22/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sepanjang semester pertama 2021, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) dan jajarannya menyelamatkan keuangan negara dan berkontribusi melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai total lebih dari Rp 1,5 miliar. 

Lebih spesifik, yaitu Rp 271.927.445 uang negara berhasil diselamatkan dalam tahapan penyidikan 10 perkara pidana khusus yang ditangani Kejati Kalsel

Lalu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) senilai Rp 1.271.334.871 disetorkan setelah dilakukan eksekusi atas hasil vonis persidangan terhadap 13 perkara yang ditangani oleh Kejari-Kejari di wilayah Kejati Kalsel

Jumlah ini hampir dipastikan akan bertambah, pasalnya masih ada perkara-perkara pidana khusus lainnya yang masih ditangani dan berproses. 

Hal ini dipaparkan Kajati Kalsel Rudi Prabowo Aji, setelah menghadiri puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-61 secara virtual dari kantornya di Jalan DI Pandjaitan, Kota Banjarmasin, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Kejari Tanbu Kalsel Siap Berikan Pemahaman ke Pemda Terkait Penggunaan Anggaran

Baca juga: Komandan Kodim dan Kapolres Beri Kejutan untuk Kajari Tapin di Hari Bhakti Adhyaksa

Baca juga: Kejati Kalsel Dalami Kasus Penyimpangan Dana di Kantor Pos Kotabaru

Sedangkan di Bidang Tindak Pidana Umum, dari 233 Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang masuk, 199 perkara di antaranya sudah diselesaikan. Dan 173 di antaranya, sudah diselesaikan. 

Bidang Tindak Pidana Umum di Kejari-Kejari se-Kalsel telah menyelesaikan 1.702 perkara dari 1.855 SPDP yang masuk. Lalu, dari 1.813 berkas tahap pertama yang diterima, 1.664 perkara telah diselesaikan. 

Pada Bidang Intelijen, Kejati Kalsel melakukan 6 kegiatan pengumpulan data dan penangkapan buronan terhadap 6 tersangka. 

Selanjutnya, Bidang Perdata dan TUN Kejati Kalsel sudah menjalin nota kesepakatan dengan 17 lembaga dan instansi juga ada 5 surat kuasa khusus (SKK) dari sejumlah lembaga atau instansi. 

Melalui upaya bidang ini pula, Kejati Kalsel berhasil melakukan pemulihan keuangan negara senilai Rp 815.000.000.

Tersangka kasus korupsi dana desa Tala diamankan petugas Kejari HSU.
ILUSTRASI - Tersangka kasus korupsi dana desa di Kabupaten Tanah Laut (Tala) diamankan petugas Kejaksaan Negeriu Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Selasa (6/7/2021). (Capture Youtube BPost)
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved