Wabah Corona

Kiat Perilaku Sehat Islami Menghadapi Pandemi, Memperkuat Iman dan Imun dari dalam Diri

Inilah kiat-kiat perilaku hidup sehat dan islami menghadapi pandemi.Adanya pandemi Covid-19 menanamkan kekuatan dan keimanan di dalam diri kita.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Petugas vaksinasi Covid-19 sedang memberikan pelayanan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Inilah kiat-kiat perilaku hidup sehat dan islami menghadapi pandemi.

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 telah melanda hampir seluruh negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia.

Sejak kasus positif Covid-19 pertama di Indonesia pada awal Maret 2021 lalu, hingga kini kasus virus asal Wuhan, Cina kian meningkat.

Covid-19 telah banyak memakan korban jiwa, meski tak sedikit yang bisa bertahan dan sembuh sebagai penyintas.

Adanya pandemi Covid-19 menanamkan kekuatan dan keimanan di dalam diri kita.

Baca juga: Angka Kematian Pasien Corona Indonesia Tertinggi di Dunia, Sehari Tembus Hingga 1.280 Orang

Baca juga: Plt Kadisdik: 90 Persen Tenaga Pendidik di Kabupaten Banjar Tervaksin Covid-19

Tak hanya memperkuat iman, namun senantiasa juga menguatkan imun dalam menghadapi pandemi.

Hal ini diungkapkan Dosen Peminatan PKIP FKM Uniska MAB Banjarmasin, H Khairul Anam SH MKes dan Achmad Rizal SKM MKes dalam program BTalk Banjarmasin Post Bicara Apa Saja, Kamis (22/7/2021) siang.

Semakin takut dengan yang maha kuasa maka kecenderungan seseorang akan mendekat kepada sang Pencipta, ini adalah dasar keimanan.

*Cara mempertahankan kondisi sehat secara Islami

Sehat Islami adalah tidak hanya sehat secara lahir namun juga sehat secara bathin.

Sesuai hadist Rasulullah jika ada wabah atau pandemi menyerang yakni, masyarakat dari luar daerah wabah tidak boleh masuk, dan masyarakat yang berada di daerah wabah tidak boleh keluar, atau disebut lockdown.

1. Wudhu ala Rasulullah

Salah satu menjaga kondisi lahir secara Islami yakni dengan melakukan wudhu ala Rasul.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Melambung Jadi 650 Kasus, Sembuh 158, Meninggal 8

Wudhu ala rasul adalah wudhu yang sempurna dalam membersihkan anggota tubuh kita.

Di antaranya saat mencuci tangan, mengusap atau menggosok hingga ke sela-sela jari.

Hal ini bertujuan agar kotoran yang menempel di sela-sela jari hilang dan bersih seluruhnya.

2. Sebelum makan disunnahkan mencuci tangan

Sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW, sebelum makan disunnahkan mencuci tangan menggunakan air yang mengalir.

Hal ini yang mana sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Siswa di salah satu SMP di Kandangan mencuci tangan sebelum masuk ruang kelas. Mereka belajar tatap muka sejak 4 Januari 2021 kemarin.
Siswa di salah satu SMP di Kandangan mencuci tangan sebelum masuk ruang kelas. Mereka belajar tatap muka sejak 4 Januari 2021 kemarin. (diskominfo hss)

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dapat menekan resiko terkena berbagai macam penyakit.

3. Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi

Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi akan berpengaruh positif terhadap peningkatan imunitas tubuh.

Rasulullah mencontohkan meminum susu, madu, buah-buahan, dan sebagainya.

*Sebagai pelajaran mengingat anjuran Rasulullah

Adanya pandemi memberikan pelajaran kepada umat Islam untuk kembali mengingat anjuran Rasulullah di zaman dahulu.

Anjuran perilaku hidup sehat yang mungkin saat ini sedikit terlupa, menjadi digalakkan kembali melalui protokol kesehatan dari pemerintah.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Kalteng Terus Bertambah, RS Bhayangkara Siapkan IGD Lapangan

Tak hanya di sektor kesehatan, pandemi juga memiliki dampak di berbagai sektor atau bidang kehidupan lainnya.

Menjadikan kita pribadi yang lebih tenggang rasa dan paham kondisi sesama, yang mana tak bisa sepenuhnya bertumpu pada bantuan pemerintah.

Saling bantu membantu meringankan beban saudara yang tertimpa pandemi Covid-19.

Setelah berikhtiar menjaga jarak, hidup sehat, dan lainnya, terakhir bertawakkal kepada Allah agar terhindar dari Covid-19 dan penyakit lainnya.

Satgas Covid Tanbu lakukan rapid tes di angkringan plajau Tanbu
Satgas Covid Tanbu lakukan rapid tes di angkringan plajau Tanbu (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

*Menjaga kesehatan mental selama pandemi

Lebih dari 1 tahun sudah pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Penyebaran virus belum juga terkendali, bahkan situasi kian memburuk.

Dampaknya pun meluas, terhadap perekonomian masyarakat. Persoalan menjadi kompleks, yang berpotensi mengganggu kesehatan mental siapa saja.

Stres bisa terjadi karena khawatir terhadap kondisi kesehatan diri maupun keluarga. Atau, karena merindukan bersosialisasi dengan teman atau keluarga.

Penyebab lainnya, penghasilan yang terdampak situasi pandemi.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar di Banjarmasin Wajib Mengantongi Izin Orangtua

Mengutip dari laman CDC, mengatasi stres dengan cara yang sehat akan membuat orang-orang yang disayang dan orang-orang sekitar menjadi lebih tangguh.

Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasi stres, ada baiknya Anda memahami apa saja dampak yang bisa timbul dari stres.

Berikut ini sejumlah dampak yang bisa timbul karena stres:

-Perasaan takut, marah, sedih, khawatir, mati rasa atau frustasi

-Perubahan nafsu makan, energi, keinginan dan minat

-Kesulitan berkonsentrasi dan membuat keputusan

Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di gedung konvensi di Banda Aceh pada 14 Juli 2021.
Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di gedung konvensi di Banda Aceh pada 14 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

-Sulit tidur atau mimpi buruk

-Reaksi fisik seperti sakit kepala, nyeri tubuh, masalah perut dan ruam kulit

-Masalah kesehatan kronis yang memburuk

-Kondisi kesehatan mental yang memburuk

-Peningkatan penggunaan tembakau, alkohol dan zat adiktif lain

Baca juga: VIDEO Pasien Covid-19 RS Bhayangkara Palangkaraya Bertambah Rumah Sakit Darurat Difungsikan

Beberapa cara mengatasi stres selama pandemi yakni:

1. Beristirahat dari menonton, membaca atau mendengar berita termasuk dari media sosial

2. Tahu tentang pandemi memang baik, tetapi mendengar tentang pandemi terus menerus bisa membuat stres

3. Pertimbangkan untuk membatasi berita hanya beberapa kali sehari

4. Jaga kesehatan

5. Lakukan beberapa hal sederhana berikut untuk menjaga tubuh:

-Ambil napas dalam-dalam, dan lakukan meditasi

-Makan teratur dan seimbang

-Berolahraga teratur

-Cukup tidur

-Hindari alcohol, tembakau dan sebagainya

Orang-orang mengantre untuk menerima dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di sebuah pusat perbelanjaan di Banda Aceh pada 17 Juli 2021.
Orang-orang mengantre untuk menerima dosis vaksin virus corona Covid-19 Sinovac di sebuah pusat perbelanjaan di Banda Aceh pada 17 Juli 2021. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

-Lakukan pencegahan vaksinasi.

6. Luangkan waktu melepas lelah dengan melakukan beberapa aktivitas yang disukai

7. Terhubung dengan orang lain, dengan mengungkapkan apa saja kekhawatiran dan perasaan Anda

8. Terhubung dengan komunitas atau organisasi berbasis agama.

9. Menuliskan emosi yang Anda rasakan.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres adalah dengan menuliskan emosi yang dirasakan dalam sebuah jurnal. "Emosi kita naik-turun di masa pandemi seperti saat ini.

Baca juga: Perangi Covid-19, Bupati Tanbu Gelar Salat Dhuha, Doa dan Zikir Serentak di 149 Desa

Menuliskan perasaan tersebut dalam sebuah jurnal bisa membantu kita untuk lebih lepas dan melihat semuanya dari kacamata yang lebih besar," ujar psikolog Susan Albers, PsyD, seperti diberitakan Kompas.com, 7 September 2020, mengutip clevelandclinic.org.

10. Temukan cara baru

Jika telah mencoba cara-cara tertentu untuk mengatasi stres tetapi gagal, maka bisa mencoba mencari cara yang lain.

Albers mengatakan, seseorang bisa mencoba hal-hal baru, alih-alih mengusahakan strategi lama yang sudah tidak berfungsi.

"Daripada fokus dengan apa yang hilang, lebih baik berpikir tentang kesempatan untuk berevolusi," ujar dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved