Breaking News:

CPNS 2021

Seleksi CPNS Kalsel, Pendaftar P3K Antusias, Pelamar Hanya Bisa Mendaftar Sesuai Dapodik

Seleksi CPNS Kalsel, Pendaftaran calon pegawai perintah dengan perjanjian kerja (P3K) Dibuka sejak 30 Juni 2021 hingga perpanjangan waktu sampai 26 Ju

Penulis: Hanani | Editor: Edi Nugroho
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kantor BKD HST 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Seleksi CPNS Kalsel, Pendaftaran calon pegawai perintah dengan perjanjian kerja (P3K) Dibuka sejak 30 Juni 2021 hingga perpanjangan waktu sampai 26 Juli 2021.

Antusias para pelamar kerja non PNS ini pun disambut antusias mereka masyarakat yang berpendidikan guru, termasuk para guru honor. Apalagi, dari sisi usia khususnya guru honor, mereka yang satu tahun sebelum memasuki masa pensiunpun boleh mendaftar.

Berdasarkan upadate data Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) HST, Kamis (22/7/2021) sampai pukul 14.00 wita, udah 653 orang yang submit, sebagaimana terpantau di portal http//sscasn.bkd.go.id. Adapun kouta tenaga P3K untuk Kabupaten HST 791 orang, dengan formasi khusus guru.

Kasubbid Pengadaan, Hesnita Daniar, melalui admin bidang pengadaan BKPSDMD HST, Husni Fadillah, kepada banjarmasinpost.co.id mengatakan, terkait pengadaan P3K untuk guru ini, diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: CPNS Banjar 2021, Kabupaten Banjar Cari 619 Guru P3K dan 366 CPNS Umum

Baca juga: Seleksi CPNS Kalsel, Eka Berharap Data Dapodiknya Bisa UntukMendaftar P3K di HST

Baca juga: Seleksi CPNS Kalsel, Tak Ada Formasi CPNS dan P3K untuk Nakes, Perawat Adu Nasib di Daerah Lain

“Kami dari BKD hanya memfasilitasi, seperti mengumumkan keada public soal pendaftaran. Selanjutnya, pelamar langsung mendaftar secara online melalui portal tersebut.

“Jadi kami hanya bisa sebatas memantau jumlah pendaftar. Terkait identitas pendaftar, di Kemendikbud,”kata Husni. Apakah ada keluhan para pendaftar terkait teknis pendaftaran? Husni menyatakan, sejauh ini masih lancar. Hanya saja pelamar tak bisa melamar ke sekolah yang diinginkan seperti sekolah tempat mengajar sekarang.

“Masalahnya di system tidak bisa dipilih, jadi rata-rata pelamar mendaftar di sekolah sesuai data dapodik dimana dia terdata. Itu saja masasalah yang sering ditanyakan pelamar. Namun, sekali lagi BKPSDMD hanya sekedar memfasilitasi, bukan penyelenggara,”katanya. Mengenai tes seleksi, menurut Husni belum ada petunjuk terkait tempat dan waktu pelaksanaannya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved