Breaking News:

Berita Sampit

Seminggu Dirawat Usai Tenggak Racun, Pelajar SMKN di Kotim Meninggal Dunia

Bunuh diri Kalteng, Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Desa Cempaka Mulya Barat Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur

Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
Polres Kotim
Korban saat masih hidup dan dirawat dirumah sakit dr Murjani Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah setelah menenggak racun tanaman. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Bunuh diri Kalteng, Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Desa Cempaka Mulya Barat Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, meninggal dunia setelah seminggu dirawat karena menenggak racun pembasmi rumput Gramacson.

Informasi terhimpun menyebutkan, pelajar yang meninggal dunia tersebut bernama Siti Rahmawati, beralamat di Desa Cempaka Mulia Barat RT. 015 RW.005 Kecematan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dia nekat melakukan percobaan bunuh diri karena ada masalah keluarga karena sering terjadi cekcok dengan orang tuanya.

Siti panggilan akrab korban, dikabarkan, Rabu(14/7/2021) sekitar pukul 12.00 Wib ditemukan ingin melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meminum racun tanaman merek Gramacson namun saat meminum racun dia masih hidup sehingga, pihak keluarga membawanya ke Puskesmas Cempaga untuk mendapatkan pertolongan awal.

Setelah mendapatkan pertolongan awal, kemudian korban dirujuk ke Rumah Sakit Murdjani Sampit, dan dilakukan perawatan selama empat hari, namun pihak rumah sakit menyarankan agar korban dirujuk ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin tetapi rencananya akan dibawa ke RS Ulin Banjarmasin setelah PPKM selesai.

Baca juga: Kapolsek Pulaulaut Tengah Evakuasi Warga Sakit Kena Racun Pohon di Kabupaten Kotabaru

Baca juga: Sate Maut di Bantul Positif Mengandung Racun C, Biasa Ada dalam Potas dan Racun Tikus

Baca juga: Istri Nekat Racuni Suami, Tapi Salah Sasaran yang Tewas Malah Mertua & Beberapa Kucing

Baca juga: FAKTA Ibu Racuni 2 Anak hingga Tewas Lalu Gantung Diri, Cekcok dengan Suami Gara-gara Ini

Saat itu, pihak keluarga membawa korban pulang ke rumah untuk dilakukan perawatan,namun saat di rawat di rumah , kondisi korban memburuk, hingga akhirnya, Selasa (20/7/2021) pukul 20.30 wib korban meninggal dunia, oleh pihak keluarganya Rabu (21/7/2021) korban dimakamkan di Desa Cempaka Mulia Barat.

Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Cempaga, Iptu Dwi Susanto membenarkan kejadian tersebut.Disebutkan, pihak keluarga
korban tidak bersedia dilakukan otopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan."Sudah ada surat pernyataan resminya," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id / faturahman).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved