Breaking News:

Berita Banjar

Aparaturnya Terpapar Covid-19, Kantor Pemdes Cindai Alus Martapura Tutup Sementara

Pemerintah Desa (Pemdes) Cindai Alus di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, menutup pelayanan tatap muka.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Edi Nugroho
Samija
Surat pengumuman Pemerintah Desa Cindai Alus Martapura tidak melayani tatap muka karena pandemi Covid-19, Jumat (23/7/2021). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah Desa (Pemdes) Cindai Alus di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, menutup pelayanan tatap muka.

Tutupnya pelayanan publik di Kantor Pemdes Cindai Alus itu hanya bersifat sementara, yaitu sejak 23 Juli hingga 31 Juli 2021 nanti.

Pambakal Desa Cindai Alus, Samija dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Jumat (23/7/2021) membenarkan penutupan kantornya.

"Penutupan karena aparat afa yang sakit. Pelayanan di rumah. Sementata kantor turup dan penyemprotan," kata seraya mengirimkan surat pengumuman penutupan kantor Pemdes Cindai Alus.

Baca juga: Dua Puluh Perawat Terpapar Covid 19, RSD Idaman Buka Lowongan 15 Petugas Medis Baru

Baca juga: Satu Mahasiswi Diduga Terpapar Paham Radikal, Wakil Rektor ULM : Terpapar Dari Medsos

Baca juga: Cantik di Usia 44 Tahun, ini Cara Sarah Azhari Bikin Orang Terpapar Covid-19 Jadi Happy

Baca juga: Forkopimda Banjarmasin Tengah Adakan Tempat Isoman Untuk Warga Terpapar Covid- 19

Dalam surat pengumuman itu dikeluarkan sejak 22 Juli 2021 dan diketahui Plt Camat Martapura Kota, Muhammad Ramli.

Menurut Samija, selama ini protokol kesehatan sudah diterapkan pihaknya dalam memberikan pelayanan publik, seperti mamakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, duduk berjarak, rutin penyemprotan disinfektan.

Diakui Samija, kantor Pemdes Cindai Alus berdekatan dengan wilayah Kota Banjarbaru.

Selain itu, Kantor Pemdes Cindai Alus dilengkapi mesin air pendingin, dan banyak memberikan pelayanan publik secara tatap muka.

"Kami sudah berikhtiar dengan protokol kesehatan. Allah SWT yang menentukan," katanya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Banjar, H Diauddin dihubungi Banjarmasinpost.co.id, menjelaskan penutupan layanan publik langkah yang tepat.

"Untuk penutupan itu diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Desa Cindai Alus," kata lelaki yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Diauddin menyebutkan dalam surat pengumuman penutupan Kantor Pemdes Cindai Alus itu sudah diketahui Camat.

"Camat merupakan Ketua Satgas Covid-19 di tingkat Kecamatan," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved