Wabah Corona di Kalteng

Gubernur Kalteng Imbau Pengusaha Besar Ikut Berikan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak Covid-19

PPKM di Kalteng belum dibarengi dengan pemberian bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan melakukan pengetatan aturan terus dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Sayangnya, penerapan pembatasan kegiatan masyarakat tersebut belum dibarengi dengan pemberian bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Pendapatan pencaharian warga berpengaruh dengan adanya pelaksanaan PPKM yang saat ini diberlakukan.

"Kami biasanya jualan sampai tengah malam, saat ini dibatasi hanya sampai pukul 20.00 wib, itupun dari pukul, 17.00 sampai pukul 20.00 hanya melayani bungkusan atau take away, tentu pelanggan kami berkurang, padahal biasanya ramainya malam hari," ujar Nasrudin salah satu penjual makanan di Jalan Rajawali Palangkaraya, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Meresahkan Warga Palangkaraya, Menolak Isolasi Pria Kabur Setelah Hasil Tes Swab Antigen Positif

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Kalteng Terus Bertambah, RS Bhayangkara Siapkan IGD Lapangan

Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, saat melakukan pertemuan dengan para pengusaha besar di Kalteng, mengharapkan dapat membantu warga untuk penyediaan sembako saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Rapat koordinasi dilakukan dengan mempertemukan antara pemerintah dengan pelaku usaha sektor kehutanan, perkebunan, dan pertambangan dalam rangka meminta partisipasi berupa bantuan sosial dari pengusaha besar untuk warga terdampak pendemi Covid-19 di Kalimantan Tengah.

"Saya mengimbau para pengusaha untuk dapat berkontribusi dengan cara menyumbang bahan kebutuhan pokok dan vitamin, untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur saat membahas pananganan Covid-19.

Baca juga: Pejabat Lapas Karang Intan Kabupaten Banjar Bagikan Daging Kurban ke Masyarakat Sekitar

Sugianto juga meminta seluruh pemerintah daerah beserta jajarannya untuk dapat mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus aktif Covid-19.

"Beberapa kabupaten berpotensi terjadi peningkatan kasus Covid-19. Saya minta seluruh pemerintah daerahmemperketat pengawasan mobilitas masyarakat agar tidak terjadi penularan," ujarnya.

Beberapa kabupaten yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Barito Utara, dan Kapuas.

"Saya mengajak agar pemkab benar-benar waspada, jangan sampai terjadi ledakan kasus aktif Covid-19," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved