Breaking News:

Berita Banjarbaru

Kota Banjarbaru Anggarkan Tambahan PCR dan Alat Rapid Test Antigen Pada APBD Perubahan

Kota Banjarbaru telah menganggarkan tambahan pengadaan PCR dan alat rapid test antigen pada APBD perubahan menyusul kian menipisnya stok alat antigen

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID/KHAIRIL RAHIM
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA (kanan), didampingi Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, serta Kadinkes Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, di sela kegiatan penyerahan 5.000 Antigen di RSD Idaman, menjelaskan tentang dapatnya bantuan iso tank penampungan oksigen dari SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Kamis (22/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sumbangan stok antigen sebanyak 5.000 buah dari PJ Gubernur Kalsel Sahrizal ZA membantu kota Banjarbaru menambah alat deteksi virus corona yang mulai menipis.

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin mengatakan dengan bantuan itu bisa dibutuhkan menyusul langkah pemerintah kota untuk melakukan tracking dan tracing masyarakat Banjarbaru.

"Bantuan alat Antigen penyerahannya di RSUD idaman Banjarbaru namun peruntukannnya bagi masyarakat kota Banjarbaru," ujar Aditya Jumat (23/7/2021) pagi.

Selain itu ujar dia untuk menambah kekurangan baik PCR maupun alat antigen pihaknya juga akan membeli langsung dengan menggunakan anggaran perubahan.

Baca juga: Update Covid-19 Kotabaru: Kasus Covid-19 Nyaris Tembus Angka 2000, Positif 24 dan Suspek 344 Orang

Baca juga: Satu Mahasiswi Diduga Terpapar Paham Radikal, Wakil Rektor ULM : Terpapar Dari Medsos

Baca juga: Seleksi CPNS Kalsel, Formasi Dokter Spesialis Kandungan dan Bedah Belum Ada Pendaftar

"Diperubahan nanti kita anggarkan lagi untuk membeli. Berapa jumlahnya detailnya nanti dengan Kadis Kesehatan," kata Ovie sapannya.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, Rizana Mirza, menambahkan untuk PCR dan antigen pengadaannya memang sudah dianggarkan di APBD murni 2021 ini.

"Nanti di anggaran perubahan juga akan kita anggarkan lagi," sebut dia.

Berapa anggaran yang dialokasikan untuk PCR dan antigen, Rizana mengaku semua menjadi satu kesatuan dengan alat alat kesehatan lainnya.

"Semua kan jadi satu ada PCR, antigen dan alat alat untuk penanganan Covid-19 lainnya, jadi saya tidak ingat secara rinci berapa jumlahnya," ujar Rizana.

Rizana menambahkan bantuan dari PJ Gubernur Kalsel berupa Antigen sebanyak 5.000 buah diperkirakan akan habis selama satu bulan saja.

Rizana juga meminta masyarakat untuk tidak langsung mengajukan tes Swab PCR atau antigen disaat melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar Covid-19.

"Jangan sedikit sedikit minta swab saat kontak erat tapi kami juga ada metodenya swab atau tidak," ujar dia.

(banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved