Breaking News:

Banjarbaru Juara

Soal PPKM Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru Minta Tunggu Pengumuman Presiden dan Instruksi Mendagri

Wali Kota Banjarbaru menyatakan masih menunggu pengumuman resmi dari Presiden RI serta instruksi Mendagri terkait penerapan level PPKM di Banjarbaru.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Syaiful Akhyar
Humpro Setdako Banjarbaru
Wali Kota Banjarbaru unsur Forkopimda dan Tim Satgas Covid-19 Banjarbaru ikuti rakor nasional evaluasi dan penerapan PPKM di luar Jawa-Bali secara virtual dari ruang Command Center Balai Kota Banjarbaru, Jumat (23/7/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru menyatakan masih menunggu pengumuman resmi Presiden RI serta instruksi Mendagri terkait penerapan level PPKM di Kota Banjarbaru.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarbaru bersama unsur forkompimda Banjarbaru dan tim satgas Covid-19 Banjarbaru mengikuti rapor  Evaluasi dan Penerapan PPKM Level IV di Luar Jawa-Bali dipimpin Menko Bidang Perekonomian.

Rakor nasional itu diikuti secara virtual dari ruang Command Center Balai Kota Banjarbaru Jumat (23/7/2021).

Hadir langsung Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin didampingi Wakilnya, Wartono. Sekda Banjarbaru Said Abdullah, Kapolres Banjarbaru, Dandim1006/Banjar, Kadinkes Banjarbaru.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di 8 SD di Banjarmasin Disetop

Baca juga: Pemerintah Beri Insentif Usaha Mikro Kecil di Level 4 Rp 1,2 Juta

Baca juga: Jalan Tembus Martapura Arah Bandara Internasional Syamsuddin Noor Dilanjutkan

Usai rakor tersebut, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, menyatakan masih menunggu kepastian instruksi Presiden pada 25 atau 26 Juli 2021 ini.

Dijelaskan, terdapat beberapa kriteria dalam penggolongan suatu wilayah termasuk pada level II, III atau IV PPKM.

Di antaranya melihat angka indeks jumlah kematian para pasien Covid-19 maupun tingginya angka penularan virus corona (positif-rate) di masyarakat.

" Kota Banjarbaru harus menunggu lagi soal pengumuman resmi status pandemi dari Presiden serta Instruksi Mendagri. Apakah Kota Banjarbaru terapkan PPKM level 2, 3 atau 4. Tergantung instruksi nantinya," jelas Aditya.

Sekadar diketahui, dalam dokumen salinan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 23 Tahun 2021 yang ditanda tangani, pada Rabu (21/7/21) kemarin memuat daftar wilayah di luar Pulau Jawa-Bali yang digolongkan dalam kriteria situasi pandemi level III sampai IV.

Namun, dalam dokumen tersebut tak mencantumkan nama Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarbaru, baik pada kriteria level III atapun IV.

Padahal, berdasarkan data KPC-PEN, Banjarbaru bersama Banjarmasin digolongkan masuk ke dalam daftar wilayah dengan status level III. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved