Breaking News:

Berita Banjarmasin

Terdampak Banjir, Sekolah di Banjarmasin Ini Belum Tersentuh Bantuan

Adanya musibah banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk Banjarmasin pada awal tahun tadi masih menyisakan damp

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Made Bagia
Perbaikan bagian plafon Pasraman Widya Pura Banjarmasin mulai dilakukan. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Adanya musibah banjir yang melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk Banjarmasin pada awal tahun tadi masih menyisakan dampak untuk sekolah-sekolah.

Dan salah satu sekolah yang ada di Banjarmasin yang turut terdampak banjir tersebut adalah sekolah berbasis agama Hindu yakni Pasraman Widya Pura Banjarmasin.

Ketua Pasraman Widya Pura Banjarmasin, I Made Bagia SE menerangkan bahwa ada beberapa kerusakan yang dialami di sekolah yang beralamat di Jalan Gatot Subroto No 36 ini.

Selain merendam ruang-ruang kelas, kerusakan juga sampai ke bagian atap karena bagian-bagian kayu dimakan rayap yang naik hingga ke bagian plafon.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Satgas Kebersihan Banjarmasin Utara Bersihkan Anak Sungai Pandai dan Awang

Baca juga: Postingan Syahrini Ungkit Soal Kesabaran yang Tak Berbatas Muncul, Incess & Reino Barack Banjir Doa

Baca juga: Meski Sempat Terpapar Banjir, Tanaman Padi di Kurau Kabupaten Tala Tetap Siap Panen

Baca juga: Banjir Kalteng, Meluas Hingga ke Sejumlah Kabupaten, Bantuan Mulai Berdatangan

"Dampak dari adanya banjir kemarin cukup parah. Karena bagian fondasi bangunan terendam, rayapnya naik ke bagian atas sehingga bagian atas rusak parah," ujar I Made Bagia kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (23/7/2021) sore.

Dijelaskan juga oleh I Made Bagia, bantuan untuk memperbaiki sekolah akibat banjir ini, baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel maupun Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Untuk itulah I Made Bagia pun berharap nantinya ada bantuan dari Pemprov Kalsel maupun juga Pemko Banjarmasin untuk memperbaiki sekolah ini, tentunya agar bisa menunjang aktivitas belajar mengajar.

"Kami berharap bisa dibantu, baik itu Pemprov Kalsel, Pemko Banjarmasin dan juga Kementrian Agama. Karena sampai saat ini belum ada bantuan yang kita dapat," jelas pria yang juga menjabat Ketua Koordinator Wilayah Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Dekorwil Puskor Hindunesia).

Tidak kalah penting, I Made Bagia pun juga berharap adanya partisipasi dari para donatur yang ada di Kalsel maupun Banjarmasin.

"Termasuk juga kita berharap adanya bantuan dari para orangtua siswa untuk menyukseskan perbaikan sekolah," katanya.

Sambil menunggu adanya bantuan, I Made Bagia pun menerangkan bahwa pihaknya pun secara bertahap melakukan perbaikan khususnya bagian atap.

"Kita melakukan perbaikan secara bertahap dengan dana talangan pribadi. Dan sudah beberapa hari ini kita melakukan perbaikan plafon," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved