Breaking News:

Berita Kalteng

Kepala Kemenag Kapuas Minta Madrasah dan Ponpes di Kapuas Ikuti Surat Edaran Penundaan PTM

Kemenag Kapuas sosialisasi Surat Edaran (SE) Gubernur Kalteng dan SE Bupati Kapuas tentang Penundaan Pembelajaran Tatap Muka untuk madrasah dan ponpes

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Syaiful Akhyar
Penmad Kapuas
Kepala Kemenag Kapuas H Hamidhan saat sosialisasikan SE terkait penundaan PTM bagi sekolah madrasah dan pondok pesantren di Kapuas. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kemenag Kabupaten Kapuas sosialisasi Surat Edaran (SE) Gubernur Kalteng dan SE Bupati Kapuas tentang Penundaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk madrasah dan ponpes,

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag setempat. Kegiatan itu diikuti para kepala madrasah negeri dan pimpinan pondok pesantren.

Tujuannya untuk memberikan penjelasan dan arahan kejelasan kepada madrasah maupun pondok pesantren perihal pembelajaran tatap muka.

Kepala Kemenag Kapuas, H Hamidhan didampingi Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) H Sajarwan serta Kasi Pendidikan Diniyah dan Ponpes H Marino, menyampaikan Madrasah dan Ponpes agar mengikuti SE tersebut.

Baca juga: Pembinaan Atlet Peraih Medali di Popda Kalsel 2021 Perlu Berkelanjutan

Baca juga: Wakapolres Kotabaru Cek Pos Penyekatan PPKM di Pamukan Barat Perbatasan Kalsel-Kaltim

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 Ditutup 2 Hari Lagi, Ini Daftar Formasi Kementerian ESDM untuk Lulusan SMA

H Hamidhan mengatakan berdasarkan Surat Edaran Gubernur dan Bupati Kapuas tersebut, sementara waktu pembelajaran tatap muka ditiadakan dan digunakan pembelajaran secara daring.

"Ini bentuk dukungan kepada Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kapuas. Maka alangkah baiknya ikuti surat edaran sampai ditetapkan kondisi aman PTM," ucap H Hamidhan, Sabtu (24/7/2021).

Sementara, Kasi Penmad, H Sajarwan menyampaikan sangat setuju dengan Kepala Kantor Kemenag Kapuas untuk sementara pembelajaran dilakukan dengan daring dulu.

"Sampai kondisi benar-benar aman dari Covid-19 dan dibolehkanya PTM baik dari Surat Gubernur, Bupati Kapuas, dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas," ujarnya.

Lalu, Kasi Pondok Pesantren, H Marino juga mengajak pimpinan pondok pesantren agar bersabar dahulu dan mengikuti surat edaran yang ada sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Serta mengimbau agar sama-sama berdoa untuk kepulihan Indonesia dari Covid-19, lebih khusus Kabuapten Kapuas

"Sehingga madrasah dan pondok pesantren bisa melaksanakan pembelajaran dan orangtua, anak didik, guru dan kita semua sebagai pendidik merasa tenang dalam memberikan pendidikan," ungkapnya.

(banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved