Breaking News:

Berita Tapin

Pengurus KORMI Kabupaten Tapin Periode 2021-2025 Resmi Dilantik, Ini Pesan Wakil Bupati Tapin

Kepengurusan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tapin periode 2021-2025 resmi dilantik.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Syaiful Akhyar

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kepengurusan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tapin periode 2021-2025 resmi dilantik, Sabtu (24/07/2021).

Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus KORMI Tapin dihadiri Wakil Bupati Tapin Syafrudin Noor dan Ketua Pengurus KORMI Provinsi Kalsel, HM Luthfi Saifuddin di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tapin.

Wakil Bupati Tapin, Syafrudin Noor mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus KORMI Tapin masa bakti 2021-2025.

"Proses hari ini bagian dari semangat bersama dalam membangkitkan olahraga khas daerah khususnya di tengah kondisi pandemi Covid-19 imunitas tubuh harus dijaga dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," sambutnya.

Baca juga: DPW PSI Kalsel Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Warga Kurang Mampu di Banjarmasin

Baca juga: Stok Oksigen RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Dikabarkan Kosong, Begini Faktanya

Baca juga: 9 Desa di Tanahbumbu Dibangun Menara BTS Telekomunikasi, Target Mulai Juli 2021 Tertunda Covid-19

Syafrudin Noor mengatakan kehadiran KORMI juga menjadi bagian promosi olahraga rekreasi di masyarakat dan sarana berprestasi bagi atlet.

"KORMI diharapkan mendapatkan tempat dan mengambil hati masyarakat, dan mendukung visi dan misi Kabupaten Tapin," lanjutnya.

Orang nomor dua di Pemerintahan Kabupaten Tapin ini mengatakan Pemerintah Kabupaten Tapin siap bersinergi sesuai dengan tugas dan kemampuan yang ada dan sekali selamat atas pelantikan ini.

"Untuk jajaran pengurus yang dilantik hari ini berikan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat dengan terus meningkatan kuantitas dan kualitas olahraga kita," jelasnya.

Ketua KORMI Kalsel, HM Luthfi Saifuddin mengatakan secara nasional kedudukan KORMI sederajat dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan National Paralympic Committee (NPC), dan keberadaannya diakui sebagaimana diatur dalam UU 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved