Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

RSI Sultan Agung Banjarbaru Belum Terima Pasien Covid-19, Jika Stok Oksigen Belum Stabil

Humas RSI Sultan Agung Banjarbaru sebut terjadi kekurangan Oksigen sejak beberapa hari terakhir, seiring dengan meningkatnya pasien kasus Covid-19.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono
DINAS PERDAGANGAN KALSEL
ILUSTRASI - Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kadisdag Kalsel), Birhasani, saat minta penjelasan dari perwakilan manajemen PT Samator di Kota Banjarbaru tentang distribusi oksigen. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kekurangan Oksigen untuk pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit di Kota Banjarmasin, juga terjadi di RS Islam Sultan Agung di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Disampaikan Ratna Marta Sari, Humas RSI Sultan Agung Banjarbaru, kekurangan Oksigen sejak beberapa hari terakhir seiring dengan meningkatnya pasien kasus Covid-19.

"Rumah sakit kami kekurangan oksigen, juga sama kasusnya dengan rumah sakit-rumah sakit lain," kata Nana , sapannya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (24/7/2021).

Sementara ini,  lanjut dia, rumah sakit belum berani menerima tambahan pasien Covid-19 jika Stok Tabung Oksigen masih belum stabil.

Baca juga: Stok Oksigen RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Dikabarkan Kosong, Begini Faktanya

Baca juga: Banjarmasin Divonis PPKM Level 4, Stok Oksigen RSUD Ulin Cukup Satu Hari ke Depan

Ditambahkannya, saat ini rumah sakit punya stok 15 tabung Oksigen. Lima buah tabung oksigen di lantai lima untuk ruangan pasien Covid-19 dan 1 tabung oksigen di Central Oksigen untuk persiapan OK/operasi.

"Sisa 9 stok tabung oksigen untuk isi. Alhamdulillah saat ini kami bisa re-stock per 5 buah tabung dari PT Samator," jelas dia.

Sementara itu, di RSD Idaman Banjarbaru, menurut Kepala Bagian Tata Usaha, M Firmansyah, ketika akan dikonfirmasi mengatakan masih sibuk sehingga belum bisa memberikan jawaban.

Sebelumnya, Kamis (22/7/2021) sore, Wali Kota Banjarbaru Hm Aditya Mufti Ariffin mengungkapkan bahwa penggunaan oksigen masih terpenuhi. 

"Sudah terpenuhi. Jadi, dari tabung yang tersedia sekitar 600 tabung, setiap hari berisi penuh. Rata-rata pemakaian sekitar 200 tabung per hari," ungkapnya. 

Baca juga: Utamakan untuk Rumah Sakit, Satgas Oksigen Kalsel Setop Suplai untuk Industri

Baca juga: Permintaan Meningkat, Pemprov Kalsel Bentuk Satgas Cegah Krisis Oksigen

Ia juga memastikan Stok Tabung Oksigen di Kota Banjarbaru masih aman. Harapannya, masyarakat tidak panik dan terpenting adalah menerapkan prokes dengan baik.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved