Breaking News:

Berita Kotabaru

Wakapolres Kotabaru Cek Pos Penyekatan PPKM di Pamukan Barat Perbatasan Kalsel-Kaltim

Wakapolres Kotabaru Kompol Yulianor Abdi lakukan pengecekan pos penyekatan PPKM di wilayah perbatasan Kalsel-Kaltim

Penulis: Herliansyah | Editor: Syaiful Akhyar
Polres Kotabaru
Petugas pos penyekatan PPKM di perbatasan Kalsel-Kaltim. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Didampingi pejabat utama, Wakapolres Kotabaru Kompol Yulianor Abdi lakukan pengecekan pos penyekatan PPKM di wilayah perbatasan Kalsel-Kaltim, Jumat (23/7/2021) kemarin. 

Peninjauan pos penyekatan PPKM di Jalan Provinsi, Km 435 Desa Sengayam, RT 10/Rw 03,  Kecamatan Pamukan Barat

Yulianor selaku koordinator tim supervisi mengatakan, pengecekan sesuai kebijakan Kapolda Kalsel, daerah perbatasan provinsi yang akan masuk ke daerah Kalsel wajib mendirikan pos penyekatan.

Menindaklanjuti kebijakan, itu sudah berdiri pos penyekatan sejak beberapa hari lalu. Bahkan kegiatan di pos penyekatan telah berlangsung kegiatan.

Baca juga: Sejumlah Peserta Demo Jokowi End Game Diamankan, Mulai dari Bawa Sajam hingga Sopir Ojol

Baca juga: Juru Bicara Satgas Covid-19 Kapuas Aktif Sampaikan Update Perkembangan Data Kasus Harian

Baca juga: Tim Gabungan Giat Operasi Yustisi di Kabupaten Tapin, Kabagops Polres Tapin Ingatkan Disiplin Prokes

Pos penyekatan di wilayah perbatasan Kalsel-Kaltim dilakukan secara terpadu. Sebagai pelaksana anggota Polsek Pamukan Utara dibantu anggota Sat Lantas dengan melibatkan 25 personil Bintara remaja Polri Polda Kalsel.

Sementara dari unsur TNI sebagai pelaksana anggota Koramil 1004-02 Pamukan Utara, aparatur kecamatan, dinas kesehatan diwakili oleh petugas puskesmas setempat. 

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, diwakili Waka Polres menyampaikan pos penyekatan PPKM didirikan mengingat jalan Propinsi, Km 435 Desa Sengayam merupakan daerah perbatasan provinsi Kaltim-Kalsel.

Seperti diketahui Provinsi Kaltim saat ini zona merah. Untuk mengurangi mobilitas masyarakat baik dari wilayah Kalsel ke Kaltim atau sebaliknya wajib pemeriksaan dokumen perjalanan dan surat keterangan lulus tes PCR.

"Bagi warga masyarakat pelaku perjalanan yang dicurigai terindikasi covid-19, di pos penyekatan juga melakukan swab tes antigen sebagai deteksi awal," pungkasnya. 

(banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved