Breaking News:

Kampusiana

Webinar Mahasiswa UMB Bahas Dampak Lingkungan Pascabanjir Januari 2021

Ratusan mahasiswa UMB ikuti webinar mengenai perencanaan kota Banjarmasin pascabanjir pada pertengan Januari 2021 lalu

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, Kisworo Dwi cahyono saat memaparkan materi pada webinar yang digelar HMPWK UM Banjarmasin, Sabtu (24/7/2021) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ratusan mahasiswa ikuti webinar mengenai perencanaan kota Banjarmasin pascabanjir Januari 2021 lalu, Sabtu (24/7/2021). 

Kegiatan yang berlangsung melalui zooming ini dilaksanakan oleh himpunan mahasiswa perencanaan wilayah dan kota (HMPWK) Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB).

Acara berlangsung seru dengan menghadirkan Doyo Pudjadi, Plt Kepala Dinas PUPR Banjarmasin dan Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Selatan, Kisworo Dwi Cahyono sebagai pemateri. 

Diungkapkan ketua Pelaksana, Prasetyo Amin Pangestu, kegiatan ini untuk mengevaluasi kembali pascabencana banjir di Kota Banjarmasin, serta membahas dampak lingkungannya.

Baca juga: Direktur RSUD Ansari Saleh Kalsel Sebut Punya Stok Oksigen Hanya Cukup untuk Satu Hari

Baca juga: Pembunuhan di Banjarmasin, Ini Kata Polisi tentang Mayat Bersimbah Darah di Lingkar Dalam

Baca juga: Anggota Satgas Oksigen Kalsel Mahyuni Sebut Ketersediaan Masih Aman

"Selain dua poin tersebut, tujuan kegiatan webinar ini juga merupakan salah satu Program Kerja dari HMPWK UM Banjarmasin," terang Amin. 

Ia pun menambahkan, karena masih dalam situasi pandemi, kegiatan hanya digelar secara online dengan menayangkannya di beberapa media sosial yang mereka kelola. 

Adapun sedikit materi pemaparan yang disampaikan nara sumber yakni mengenai bagaimana cara menjaga keberlangsungan sungai. Karena sungai merupakan aset yang perlu dijaga.

Agar bencana banjir tidak terjadi lagi serta pentingnya melakukan penegakkan peraturan daerah terkhusus dari segi tata ruang kota. 

Tidak kalah penting, peraturan yang telah diberlakukan juga harus sesuai dan lebih baik, sehingga tidak disalahgunakan dalam pencegahan banjir yang lebih efektif.

(banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved