Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

230 Ribu Rekening Proses Migrasi ke Bank Syariah Indonesia Kalsel, Progres Lebih dari 50 Persen 

Sebanyak 230 ribu rekening terdata sementara dalam proses operasional merger PT Bank Syariah Indonesia (BSI) wilayah Kalsel. 

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Area Ritel Bussines And Transaction Manager, BSI Kalsel, Irfan Wahyudi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 230 ribu rekening terdata sementara dalam proses operasional merger PT Bank Syariah Indonesia (BSI) wilayah Kalsel. 

Area Ritel Bussines And Transaction Manager, BSI Kalsel, Irfan Wahyudi, kemarin menjelaskan bahwa pihaknya kini masih memproggres migrasi rekening atau pemindahan pembukuan  nasabah. 

"Ini sudah berjalan sekitar 50 persen. Terakhir BNI Syariah," kata Irfan Wahyudi. 

Dia menambahkan rekening yang dipresos migrasi BSI lebih dulu kelompok rekening nasabah ASN dan nasabah priority. Dia berharap proses ini bisa berjalan dengan lancar.

Baca juga: Kasus Aktif Positif Covid-19 di HSS Naik Menjadi 94 Kasus, Cadangan Oksigen Hanya Bertahan 50 Jam

Baca juga: PPKM Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Ini Aturan Lengkap PPKM Level 4 Jawa-Bali

Baca juga: Banjarmasin PPKM Level 4, Pedagang Bakso Belum Tahu Jualan Harus Take Away

"Kami sudah berikan informasi yang dilakukan tanggal 12 Juli 2021, kemarin, Otomatis rekening nasabah tidak bisa digunakan, karena itu nasabah akan ke gerai BSI terdekat," sebutnya. 

Diketahui, untuk wilayah Kalsel, ada sekitar 230 ribu rekening. Nasabah selama proses migrasi sudah dapat info-info sosialisasi dari pihak bank. 

Diketahui, sejak 1 Februari 2021, Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah melakukan merger atau penggabungan usaha. Kini, ketiganya sudah berada di bawah satu nama, yakni Bank Syariah Indonesia.

(banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved