Breaking News:

Berita Banjarmasin

Besok PTM Diberhentikan Sementara, Sekolah Ini Keluhkan Sulitnya Jaringan Internet

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas jenjang Paud, SD dan SMP negeri maupun swasta di Banjarmasin resmi dihentikan.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Suasana ruang kelas pada hari pertama PTM terbatas di SDN Sungai Jingah 1 Banjarmasin. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas jenjang Paud, SD dan SMP negeri maupun swasta di Banjarmasin resmi dihentikan.

Penghentian itu diumumkun melalui surat edaran Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, kepada seluruh sekolah.

Meyikapi hal tersebut sejumlah kepala sekolah mengaku, segera memberitahukan informasi tersebut kepada orangtua.

Seperti yang diungkapkan oleh Plt Kepala SDN Benua Anyar 9 Banjarmasin, Deasy Nathalia. Minggu (25/7/2021).

Baca juga: Banjarmasin PPKM Level IV, Disdik Intruksikan PTM Dihentikan Sementara

Baca juga: Kepala Kemenag Kapuas Minta Madrasah dan Ponpes di Kapuas Ikuti Surat Edaran Penundaan PTM

Baca juga: Banjarmasin Masuk PPKM Level 4, PTM Terbatas Terancam Dihentikan

Baca juga: Mayoritas Orangtua Siswa di HST Menginginkan PTM, Sistem Zonasi dari Satgas Jadi Kendala

"Begitu dapat edaran resmi kami langsung mengeluarkan edaran sekolah, untuk orangtua via WA grup paguyuban," katanya.

Selain memberitahukan informasi itu pihaknya juga memberikan pengertian, sekaligus arahan teknis PJJ.

Karena menurutnya tidak semua orangtua memiliki gadget, sehingga pasti ada siswa yang ke sekolah untuk mengambil tugas.

Selain itu juga pelaksanaan PJJ di sekolah itu terkendala jaringan internet, sehingga diharapkan pemerintah bisa memperhatikan jaringan internet di wilayah tersebut.

"Kendalanya belajar sistem PJJ kami di situ, tidak sepenuhnya bisa online, kami tidak bisa bekerja online seerti sekolahan di luar," jelas Plt Kepsek yang ada di perkampungan Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah tersebut.

Karena keterbatasan alat informasi itu juga Deasy memperkirakan bahwa tidak seluruh orangtua, bisa mendapatkan informasi pemberhentian PTM terbatas.

Sebab juga surat edaran yang dikeluarkan oleh Disdik secara tiba-tiba, yakni satu hari sebelum pelaksanaan PPKM Level 4 dilaksanakan.

"Jadi jangan heran ada yang ke sekolah pakai baju seragam, mungkin dia tidakk tahu edaran, belum lagi kami harus menyiapkan materi, metode dan menyampaikan lagi dengan orangtua," ungkapnya.

Sementara di SMPN 9 Banjarmasin, proses belajar mengajar juga bakal menyesuaikan surat edaran Disdik Kota Banjarmasin.

"Kami sesuai dengan surat edaran kegiatan belajar mengajar, dilaksanakan secara daring dan sudah disampaikan dengan orangtua," terang Kepala SMPN 9 Banjarmasin.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved