Breaking News:

Berita Ekonomi

Kopi Liberika Lokal Kalsel Semakin Digemari

Banyak daerah di nusantara yang memiliki kopi khas lokal setempat, termasuk Kalimantan Selatan yang juga punya kopi dengan citarasa tersendiri.

Penulis: Salmah | Editor: Edi Nugroho
Yosi Simanjuntak
Yosi Simanjuntak, pelaku UMKM di Banjarbaru yang memproduksi Kopi Hirang Efgeen 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Banyak daerah di nusantara yang memiliki kopi khas lokal setempat, termasuk Kalimantan Selatan yang juga punya kopi dengan citarasa tersendiri.

Kopi asal Kalsel ini sudah banyak pula digarap para pelaku usaha terutama kalangan UMKM yang memproduksi kopi lokal Kalsel dengan berbagai merek masing-masing, salah satunya Kopi Hirang merek Efgeen.

Menurut Yosi Simanjuntak, pelaku UMKM di Banjarbaru yang memproduksi Kopi Hirang Efgeen, usaha ini dimulai sejak 2017 dengan produk kopi bubuk.

"Kopi yang kami racik dan packing ini jenis kopi liberika yang bersumber dari kopi asal Desa Kait-Kait, Kabupaten Tanah Laut," jelas Yosi yang menjadi peserta Festival Ekonomi Syariah Banua, di atrium duta mall Banjarmasin, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: VIDEO Kuliner Banjarmasin, Menikmati Kopi dengan Suasana Nyaman di Lima Waktu Coffe

Baca juga: Kuliner Banjarmasin - Santai Sore di Lima Waktu Coffee, Nikmati Kopi dengan Suasana Nyaman

Baca juga: VIDEO Harga Kopi Luwak di Kalsel Tembus Sampai Rp 1 juta per Kilogram

Baca juga: Harga Kopi Green Bean Stabil, Per Kilogram Rp 50 ribu

Yosi awalnya melihat kopi tanaman para petani di sana dipetik secara manual dan dijemur secara manual pula. Para petaninya rata-rata sudah sepuh alias tua, sehingga Yosi berinisiatif membantu usaha mereka.

"Tim kami yang mengolah. Kemudian racikan itu menghasilkan kopi beraroma nangka. Adapula racikan dengan varian rasa duria dan caramel," ujarnya, seraya mengatakan kopi yang diproduksi itu jenis liberika, perpaduan robusta dan arabica.

Produksi dalam sebulan 10-50 Kg yang kemudian dikemas per 200 ml dan dibanderol Rp 30-50 ribu. Selain dipasarkan di toko oleh-oleh dan toko ritel, saat ini sedang dalam proses pemasaran di bandara Jakarta, Bandung. (banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved