Breaking News:

Berita Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Tunggu Izin Mendagri untuk Melantik Pejabat Hasil Lelang

Kadisperdagin, Kasatpol PP dan Damkar, Kadiskominfotik, Kadiskop UM Naker, Kepala DKP3 akan dilantik Wali Kota Banjarmasin setelah dapat izin Mendagri

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keinginan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina untuk mengisi lima jabatan kepala SKPD yang masih kosong, rupanya masih belum bisa terealisasi.

Pasalnya hingga saat ini, Ibnu Sina yang dilantik jadi Wali Kota Banjarmasin pada 23 Juni 2021 masih belum mendapat izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mewujudkan keinginannya itu.

Sebelumnya, awal Agustus 2020, Pemko Banjarmasin sudah menggelar Lelang Jabatan untuk mengisi posisi kepala dinas yang kosong.

Lima jabatan itu adalah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Satpol PP dan Damkar, Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik), Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3).

Sehubungan adanya Pilkada Banjarmasin 2020, Ibnu Sina yang saat menjabat wali kota untuk periode pertama, tidak bisa langsung melantik karena terganjal aturan.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Siap Menerapkan PPKM Level 4

Baca juga: Resmi, PPKM Level 4 Akan Diterapkan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Mulai 26 Juli 2021

Kemudian, Ibnu Sina memenangkan pilkada dan dilantik menjadi wali kota. Tak heran karenanya, dia berkeinginan segera melantik pemenang lelang jabatan.

Dikatakan Ibnu Sina, Sabtu (24/7/2021), upaya untuk segera melakukan mengisi lima jabatan itu sudah dilakukan.

"Kami sudah meminta izin untuk melantik hasil lelang jabatan. Itu (izin, red) yang masih kami tunggu," ujarnya.

Dia pun membenarkan bahwa terganjalnya proses pelantikan dikarenakan ada proses Pilkada Banjarmasin 2020.

"Kalau tidak ada Pilkada kemarin, hasil lelangnya tinggal dilantik dan urusannya cukup dengan KASN saja. Tidak dengan Mendagri," imbuh dia.

Baca juga: Stok Oksigen RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Dikabarkan Kosong, Begini Faktanya

Baca juga: Direktur RSUD Ansari Saleh Kalsel Sebut Punya Stok Oksigen Hanya Cukup untuk Satu Hari

Baca juga: Banjarmasin Divonis PPKM Level 4, Stok Oksigen RSUD Ulin Cukup Satu Hari ke Depan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved