Breaking News:

Khasiat Madu

Khasiat Tak Terduga Campuran Madu dan Kunyit, Cocok Dikonsumsi Saat Pandemi Covid-19

Khasiat madu yang kaya nutrisi dan antioksidan dicampur dengan khasiat kunyit yang sangat baik bagi tubuh membuat ramuan keduanya kerap digunakan

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
timesofindia
Khasiat madu dicampur kunyit.Campuran keduanya memiliki khasiat yang luar biasa. 

Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat minum kunyit yang satu ini.

Kanker Paru-paru
Paru-paru (banjarmasinpost.co.id/antara)

4. Menjaga daya ingat

Madu mengandung polifenol yang dapat membantu meningkatkan fungsi otak yang berkaitan dengan daya ingat secara signifikan.

Sementara itu, antioksidan yang teradapat pada kunyit mencegah terjadinya penyakit Alzheimer.

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak terjadi dan membuat pengidapnya pikun.

5. Baik untuk pengidap diabetes

Manfaat minum kunyit dan madu untuk para pengidap diabetes juga tak kalah baiknya.

Kunyit dinilai dapat membantu mencegah terjadinya kenaikan gula darah dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes seperti diabetic nephropathy atau penyakti ginjal diabetes.

Namun peran kunyit tersebut baru didapatkan dari penelitian menggunakan hewan uji.

Hingga saat ini, penelitian secara klinis di manusia masih perlu lebih banyak dilakukan.

Sementara itu, madu bisa menjadi alternatif pemanis yang sedikit lebih sehat dibanding gula.

Baca juga: Kenalilah Khasiat Madu Bagi Ibu Hamil, Mengatasi Susah Tidur dan Cegah Alergi

Baca juga: Khasiat Madu Dicampur Kunyit, Dapat Menurunkan Kolesterol Hingga Sehatkan Paru

6. Meredakan peradangan

Baik kunyit maupun madu sama-sama mengandung bahan antiperadangan yang menyehatkan untuk tubuh.

Kandungan antiinflamasi dalam kunyit bahkan disebut dapat menjadi alternatif obat antiradang seperti ibuprofen.

Namun, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan. Beberapa kondisi peradangan di tubuh yang dinilai bisa diredakan oleh kunyit antara lain radang sendi atau arthritis, penyakit radang usus, dan radang pankreas.

7. Menjaga kesehatan kulit

Kandungan antioksidan pada kunyit dapat membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas berlebih.

Radikal bebas adalah salah satu penyebab terjadinya penuaan dini di kulit.

8. Membantu meredakan batuk

Anda juga bisa memberikan campuran kunyit dan madu bagi anak untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh sekaligus meredakan batuk.

Di sebuah penelitian yang dilakukan pada 300 orang anak berusia 1-5 tahun, madu terbukti bisa meredakan batuk yang menyerang di malam hari, sehingga membantu memperbaiki kualitas tidur anak-anak tersebut.

9. Mencegah kanker

Manfaat minum kunyit dan madu yang terakhir adalah mencegah kanker.

Sifat antiperadangan dan antioksidan yang dimiliki oleh keduanya berperan besar untuk mendapatkan khasiat yang satu ini.

Meski alami, kunyit dan madu tetap bisa memicu alergi bagi beberapa orang. Sehingga, Anda tetap perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya.

Apabila Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter apabila ingin mengonsumsi campuran kunyit dan madu sebagai obat atau suplemen.

Sebab, bahan-bahan ini bisa saja mengganggu kerja obat yang sedang rutin Anda minum.

*Cara membuat minuman kunyit dan madu

Bagi yang ingin mencoba untuk mulai minum kunyit dan madu secara rutin, berikut ini resep yang bisa dicoba.

*Bahan

-2 sendok teh kuyit bubuk atau parut

-Madu satu sendok teh

-Air secukupnya

*Cara membuat

-Rebus air hingga mendidih, jumlah air bisa disesuaikan dengan selera, ingin yang encer atau sedikit pekat.

-Campurkan kunyit dan rebus selama kurang lebih 10 menit.

-Saring air rebusan kunyit dan masukkan ke gelas.

-Campur madu dan aduk hingga rata.

-Jika ingin tambahan rasa, Anda bisa tambahkan perasan lemon, jeruk nipis, atau jahe.
Manfaat minum kunyit dan madu di atas memang terlihat menggiurkan.

Namun, Anda juga perlu ingat bahwa campuran keduanya bukanlah satu-satunya jalan untuk meningkatkan imun maupun menyembuhkan penyakit.

Tetaplah jalani pola hidup sehat dengan selalu menjaga kebersihan, rajin cuci tangan, memakai masker, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga. Jika sakit, jangan ragu memeriksakan diri atau konsultasi ke dokter.

*Manfaat Madu untuk anak

Simak sederat manfaat madu bagi anak-anak.

Madu tak boleh sembarangan diberikan kepada anak-anak.

Ana-anak usia tertentu belum diperbolehkan mengkonsumsi madu.

Madu memiliki banyak manfaat untuk anak berkat kandungan nutrisinya yang beragam, seperti gula, karbohidrat, vitamin C, vitamin B, asam amino, zat besi, zinc, dan kalium.

Selain enak rasanya, cairan manis yang diproduksi oleh lebah ini juga kaya akan antioksidan flavanoid dan polifenol.

Madu telah lama digunakan secara tradisional untuk menjaga kesehatan dan mengatasi berbagai keluhan medis dan penyakit.

Berikut ini adalah beberapa kebaikan dan manfaat madu untuk anak:

1. Sumber energi untuk mendukung aktivitasnya

Manfaat madu untuk anak yang pertama adalah sebagai sumber energi. Madu mengandung gula alami, yakni fruktosa dan glukosa.

Kandungan gula ini bersumber dari karbohidrat yang dibutuhkan sebagai bahan bakar atau energi agar anak lebih semangat menjalani aktivitasnya.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Madu juga mengandung zat yang berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Antioksidan pada madu juga terbukti mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan berbagai penyakit.

3. Meredakan batuk dan pilek

Batuk, pilek, dan sakit tenggorokan adalah beberapa gejala dari peradangan pada saluran pernapasan.

Anak-anak sering mengalami hal tersebut ketika ia terkena flu atau ISPA.

Nah, menurut beberapa penelitian, madu terbukti mampu meredakan batuk dan pilek pada anak serta meredakan peradangan pada saluran nafasnya.

Dalam meredakan batuk, manfaat madu bahkan terlihat memiliki efek yang sama manjurnya dengan obat batuk.

Anak yang diberikan 1,5–2 sendok teh madu saat hendak tidur terlihat dapat beristirahat lebih nyaman dan tidur lebih lelap karena batuknya berkurang setelah diberikan madu.

4. Baik untuk kesehatan pencernaan

Madu mengandung prebiotik alami yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam saluran pencernaan.

Manfaat madu ini penting untuk menjaga kesehatan pencernaan anak. Madu pun dapat membantu menambah nafsu makan anak.

Hasil studi dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa madu mampu meredakan gangguan pencernaan, seperti konstipasi dan nyeri perut pada anak.

5. Menyembuhkan luka lebih cepat

Anak-anak cenderung aktif ketika bermain, sehingga rentan terjatuh dan terluka.

Madu ternyata juga dapat digunakan untuk membantu proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi pada luka.

Cara menggunakannya sangat mudah, setelah luka dibersihkan, oleskan madu pada area kulit yang terluka. Madu dapat dioleskan sebanyak 2–3 kali sehari hingga luka sembuh.

*Alasan madu tak boleh diberikan kepada bayi

Madu memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Merangkum Health Line, manfaat madu di antaranya untuk energy booster, mengobati batuk, dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Madu juga dipercaya berkhasiat untuk menjaga tekanan darah sehat, kontrol kadar kolesterol, dan mendukung kesehatan jantung.

Tapi faktanya, madu tidak cocok dikonsumsi oleh semua kalangan. Di mana, bayi tidak dianjurkan untuk minum cairan yang banyak mengandung zat gula pada sarang lebah ini.

Dilansir dari Very Well Family, bayi yang berusia kurang dari 12 bulan harus dihindarkan semua sumber madu.

Ini berarti segala sesuatu yang mengandung madu tidak boleh diberikan kepada bayi, termasuk sereal madu.

Alasan untuk menunda memberikan madu kepada anak-anak sampai berusia di atas setahun bukan karena kekhawatiran mengalami alergi makanan atau bahaya tersedak.

Larangan ini lebih mempertimbangkan pada risiko bayi mengalami penyakit botulisme.

Penyakit botulisme disebabkan ketika bayi menelan spora dari bakteri yang disebut Clostridium botulinum.

Bakteri ini bisa ditemui di dalam madu. Clostridium botulinum menghasilkan racun di dalam saluran pencernaan bayi yang dapat diserap ke dalam tubuh dan memiliki efek serius pada kontrol otot bayi.

Dalam kasus ekstrim, otot-otot pernapasan pada bayi bisa menjadi lumpuh. Jika bantuan mekanis tidak diberikan, bayi pun bisa meninggal.

Tanda dan gejala botulisme pada bayi meliputi:

-Sembelit

-Ekspresi wajah datar

-Menangis tidak sekencang biasanya

-Gerakan berkurang

-Kesulitan menelan atau air liur berlebihan

-Kelemahan otot

-Masalah pernapasan

Jika Anda sebagai orang tua sudah telanjur memberikan bayi madu dan muncul gejala di atas, sebaiknya segera menghubungi dokter.

* Saat bayi lebih aman minum madu

Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa madu tidak aman untuk bayi di bawah usia setahun tetapi bisa baik untuk kebanyakan orang lainnya.

Jawabannya terletak pada kematangan saluran pencernaan bayi.

Bayi berusia kurang setahun tidak memiliki intensitas asam dalam sistem pencernaan yang membantu menangkis racun yang dihasilkan bakteri.

Jadi sementara orang dewasa dan anak-anak dapat menangani paparan bakteri dalam jumlah kecil, tidak demikian halnya dengan bayi.

Baca juga: Khasiat Madu Dicampur Kunyit, Dapat Menurunkan Kolesterol Hingga Sehatkan Paru

Baca juga: Mengenal Khasiat Madu Klanceng alias Madu Kelulut, Kaya Antioksidan juga Antiperadangan

* Apakah memasak bisa mematikan bakteri dalam madu?

Dilansir dari Medical News Today, makanan panggang yang dibuat dengan madu juga masih terlarang.

Bahkan suhu tinggi memasak dan memanggang tidak akan menghancurkan spora botulisme.

Karena alasan ini, para orang tua tidak boleh juga memberikan makanan panggang atau makanan matang yang mengandung madu kepada bayi.

Kejadian penyakit botulisme pada bayi akibat konsumsi madu memang jarang terjadi, tapi bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

Jadi sebaiknya jangan beri anak madu sampai mereka berusia lebih dari setahun. Lagi pula madu tetap saja adalah sumber gula.

Ini berarti membatasi konsumsi madu pada anak mungkin dapat bermanfaat juga untuk membantu mencegah kerusakan gigi maupun kelebihan berat badan.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved