Breaking News:

Berita HST

ODGJ Serang Mapolsek Batang Alai Selatan Kabupaten HST dengan Balok Hingga Kaca Pecah

Mapolsek Batang Alai Selatan (BAS)di Birayang diserang oleh pria berusia 31 tahun dengan balok, Rabu (28/7/2021) siang.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Edi Nugroho
Dillah
Pemasangan kaca baru Mapolsek Batang Alai Selatan (BAS) di Birayang Kabupaten HST. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Mapolsek Batang Alai Selatan (BAS)di Birayang diserang oleh pria berusia 31 tahun dengan balok, Rabu (28/7/2021) siang.

Akibatnya, kaca depan Mapolsek BAS pecah.

Pria tersebut yang merupakan warga Birayang berinisial MFI (31). Diduga ia menyerang Mapolsek karena pihak Polsek meminta keluarga untuk membawa ke Rumah Sakit Jiwa.

Anggota Polsek BAS meminta keluarga MFI mengantar MFI ke Rumah Sakit Jiwa pada sore hari.

Sayangnya, belum sempat diantar, MFI justru mengamuk.

Baca juga: VIDEO Polda Kalsel Berlakukan Sistem Akses Satu Pintu, Pasca Penyerangan Mabes Polri

Baca juga: Perkembangan Kasus Penyerangan Polsek Ciracas, Prada MI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Baca juga: Ketua DPRD Kalsel Berikan Bantuan Keluarga Korban Penyerangan Mapolsek Daha Selatan

Apalagi, MFI merupakan penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Merasa tak terima akan dibawa ia mengamuk dan menghancurkan kaca depan Polsek BAS. MFI yang mengamuk sayangnya harus meregang nyawa.

Diduga ia meninggal akibat serangan jantung. Terlebih, pasca merusak kaca dan mengejar petugas dengan dua balok, petugas sempat memberikan tembakan peringatan.

Akibatnya, ia meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Birayang.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto, melalui Kasubbag Humas Iptu Soebagiyo membenarkan kejadian penyerangan Mapolsek BAS.

"Saat akan amankan petugas, orang tersebut malah mengajar petugas hingga terjatuh. Orang tersebut mengamuk diduga karena akan dibawa ke RS Jiwa. Akhirnya anggota berhasil mengamankan orang tersebut dan membawanya ke Puskesmas Birayang. Sesampai di Puskesmas Birayang orang tersebut meninggal dunia diduga karna ada penyakit lain. Oihak keluarga orang tersebut memaklumi dan mengikhlaskan kepergiannya," bebernya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved