Breaking News:

Kriminalitas Banjarmasin

Pembunuhan di Kalsel, Tersangka Pembunuh Buruh di Lingkar Selatan Banjarmasin Dibekuk, ini Motifnya

Kedua tersangka pembunuhan berinisial MR (22) dan A (28) warga Banjarmasin memiliki dendam terhadap korban hingga tega menghabisi nyawa R

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Polsek Banjarmasin Selatan
Tersangka pelaku pembunuhan di lingkar selatan kota Banjarmasin dibekuk unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Fakta-fakta terkait pembunuhan terhadap korban berinisial R (48) warga Jalan Kelayan B, Gang Setia Rahman, Kelurahan Kelayan Tengah, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin pada Sabtu (24/7/2021) semakin terang-benderang.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryanto, Rabu (28/7/2021) membeberkan motif dua tersangka pelaku pembunuhan terhadap R yang berprofesi sebagai buruh lepas tersebut.

Kedua tersangka pelaku yaitu berinisial MR (22) dan A (28) warga Banjarmasin disebut memiliki dendam terhadap korban hingga tega dengan sadis menghabisi nyawa R.

Peristiwa pembunuhan terjadi sekitar pukul 16.30 Wita di Jalan Lingkar Dalam, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.

Baca juga: Pembunuhan di Banjarmasin, Mayat Tanpa Baju di Semak-semak Kawasan Lingkar Dalam

Baca juga: Pembunuhan di Banjarmasin, Ini Kata Polisi tentang Mayat Bersimbah Darah di Lingkar Dalam

"Kita sudah lakukan olah TKP, memintai keterangan saksi-saksi, dilakukan visum terhadap korban lalu proses lidik dan sidik hingga berhasil menangkap kedua tersangka pelaku ini," kata Kompol Yopie.

Tersangka MR ditangkap Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan pada Senin (26/7/2021) di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan.

Sedangkan tersangka A ditangkap di kawasan Tumbang Nusa, Kecamatan Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Selasa (27/7/2021) saat tengah melarikan diri diduga menuju Palangkaraya.

Dalam penangkapan tersebut, petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menyarangkan timah panas di kaki kanan tersangka A karena mencoba melawan petugas saat akan dibekuk.

Setelah berhasil menangkap kedua pelaku dan melakukan interogasi, Polisi mendapatkan sejumlah pengakuan dari kedua tersangka.

Tersangka MR mengaku kekesalannya pada korban berawal sejak Bulan April Tahun 2021, dimana menurut MR, korban telah mencuri smartphone dan uang di dalam dompetnya senilai Rp 800 ribu saat ia tertidur.

Baca juga: Penyaluran BLT dan BSB di Candi Laras Selatan Tapin Dilaksanakan Dua Hari

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved