Breaking News:

PT PLN Persero UIW KSKT

PLN Berikan Pendampingan Standardisasi Produk, Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional

PLN berkomitmen mendukung penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM), guna meningkatkan resiliensi ekonomi masyarakat.

Editor: Edi Nugroho
PT PLN (Persero) UIW KSKT
Program Pengembangan Usaha Ikan Sapat Kering dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng). 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-PLN berkomitmen mendukung penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM), guna meningkatkan resiliensi ekonomi masyarakat.

Hal ini ditunjukkan dengan mendorong UMKM produsen ikan sepat kering di Desa Muning Baru, Daha Selatan untuk menembus pasar nasional.

Dalam acara Program Pengembangan Usaha Ikan Sapat Kering, Selasa (27/7/2021) siang, Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng), Suhadi, mengatakan dukungan yang dilakukan PLN adalah melalui pendampingan perbaikan proses produksi agar sesuai dengan standar kebersihan dan standar pengelolaan produk yang sudah ditentukan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN).

“Salah satu kendala yang dihadapi UMKM untuk menebus pasar nasional adalah produk yang diolah belum memiliki sertifikat yang diakui secara nasional. Oleh karena itu perlu dilakukan pendampingan kepada pelaku UMKM agar produknya dapat lolos sertifikasi nasional,” ungkap Suhadi.

Baca juga: Diskon Listrik PLN Disalurkan Hingga Desember 2021, Begini Cara Mendapatkannya

Baca juga: CARA Akses Stimulus PT PLN, Diskon Listrik PLN Hingga 50 Persen Bisa Didapat Pelanggan Kategori Ini

Baca juga: Diskon Listrik PLN Diperpanjang Sampai Desember 2021, Hanya Pelanggan 450 VA dan 900 VA Bersubsidi

Baca juga: Pererat Sinergi Pembangunan Kelistrikan di Kalteng, Komisi VII Kunjungan Kerja ke PLN

Lebih lanjut Suhadi menjelaskan program yang diinisiasi pihaknya dengan menggandeng Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini, menargetkan UMKM pengolahan ikan sepat kering di Desa Daha Selatan dapat memperoleh sertifikasi SNI, untuk semakian meyakinkan ko

Program Pengembangan Usaha Ikan Sapat Kering dari  PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng)
Program Pengembangan Usaha Ikan Sapat Kering dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng) (PT PLN (Persero) UIW KSKT)

nsumen dan perusahaan retail terhadap salah produk andalan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) tersebut.

“Saat ini, kami sedang melakukan perbaikan bersama UMKM terkait, ULM dan pemerintah desa setempat dalam hal standar kebersihan air yang digunakan, perbaikan tempat produksi dan penggunaan peralatan yang sesuai standar,” jelasnya.

Dekan Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat, Agustiana, mengatakan pihaknya mendukung dan mengapreasiasi langkah yang dilakukan PLN. Dia berharap sinergi yang telah dilakukan dapat terus berjalan dan memberikan dampak lebih luas kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari pilar perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. Unlam terus berkomitmen untuk memberikan dampak nyata dan postif untuk masyarakat sekitar. Salah satunya dengan pengembangan UMKM perikanan ini,” ujar Agustiana.

Senada dengan Agustiana, Kepala Desa Muning Baru, Gusriadi, mengungkapkan apresiasinya kepada PLN atas kepedulian yang ditunjukkan kepada pengembangan UMKM di Desa Muning Baru.

“Saat ini adalah tahun kedua PLN mendampingi UMKM sepat kering di desa kami, melalui program standarisasi produk ikan sepat kami berharap dapat memperluas pasar yang sebelumnnya hanya di sekitar Hulu Sungai Selatan menjadi berskala nasional,” pungkas Gusriadi.(aol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved