Breaking News:

Berita Banjarmasin

Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Panitia Tetapkan Tiga Nama Guru Besar

Hasil verifikasi panitia penjaringan bakal calon Rektor UIN Antasari Banjarmasin ada tiga nama bakal calon yang memenuhi syarat.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
bakal calon Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof. Dr. H. Mahyuddin, M.Ag (kiri), Prof. Dr. H. Mujiburrahman, MA (tengah), Prof. Dr. H. M. Fahmi Al Amruzi, M.Hum (kanan) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berdasarkan hasil verifikasi panitia penjaringan bakal calon Rektor UIN Antasari Banjarmasin, yang ditandatangani oleh Ketua Panitia, Drs H Amal Fathullah, M Pd I, dengan nomor : 03/Un.14/I.3/Ks.02/07/2021, ada tiga nama bakal calon yang memenuhi syarat.

Di antaranya Prof Dr H Mahyuddin, M Ag, Guru Besar Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari.

Lalu Prof Dr H M Fahmi Al Amruzi, M Hum, Guru Besar Fakultas Syariah UIN Antasari, dan Prof Dr H Mujiburrahman, MA, Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Antasari.

Selanjutnya Senat Universitas melakukan pemberian pertimbangan kualitatif hari ini Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Dema FTK Sampaikan 8 Penyataan Sikap atas Pemilihan Rektor UIN Antasari Banjarmasin

Baca juga: Persiapkan PTM Terbatas, UIN Antasari Banjarmasin Data Mahasiswa Sudah Bervaksin

"Setelah itu sampai pada tanggal (6/8/2021) Senat Universitas akan menyerahkan hasil pemberian pertimbagan kualitatif kepada Rektor, dan terakhir dari tanggal 11 sampai 13 Agustus 2021, dilakukan penyerahan berkas calon rektor UIN Antasari kepada Menteri Agama RI," kata Kasubbag Humas dan Informasi UIN Antasari Banjarmasin, Ali Akbar.

Sebelumnya Pada tanggal (16/7/2021) lalu telah dilakukan penyerahan hasil verifikasi administrasi bakal Calon Rektor kepada Rektor.

Lalu tanggal (19/7/2021) Rektor menyampaikan hasil verifikasi, kepada Senat Universitas untuk pemberian pertimbangan kualitatif.

Baca juga: Seluruh Objek Wisata di Tanahlaut Akhirnya Ditutup, Pengelola Jadi Buruh Harian Lepas

Baca juga: Pembunuhan Kalsel, Warga Gambah HST Ditebas karena Menegur Pelaku yang Sedang Cekcok dengan Istri

Semua ketentuan ini diatur dalam Peraturan Menteri Agama RI Nomor 68 Tahun 2015, tentang pengangkatan dan pemberhentian Rektor, dan ketua pada Perguruan Tinggi Keagamaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah.

"Serta keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Nomor 7293 Tahun 2015 tentang pedoman penjaringan, pemberian pertimbangan dan penyeleksian Rektor/Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri pada Kementerian Agama," jelas Ali.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved