Breaking News:

Karhutla Kalsel

Tahun Ini Diprediksi Kemarau Basah, Satu Heli Water Boombing Patroli Titik Rawan Karhutla di Kalsel

Tahun ini diprediksi masuk kemarau basah, meski demikian satu unit heli water boombing tetap dioperasionalkan patroli titik rawan karhutla di Kalsel.

Penulis: Milna Sari | Editor: Syaiful Akhyar
BPBD Kalsel
Pantau titik rawan karhutla di Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tahun ini diprediksi masuk kemarau basah, meski demikian satu unit heli water boombing tetap dioperasionalkan patroli titik rawan karhutla di Kalsel.

Meski begitu menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel telah memetakan daerah rawan Karhutla di Kalsel.

Terang Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat Kamis (29/7/2021) ada beberapa titik rawan Karhutla di Kalsel yang juga akan menjadi prioritas penanganan karhutla yakni di kawasan Guntung Damar, Sambang Lihum, Mandastana, dan Bati-Bati.

Pemerintah daerah yang menjadi lokasi penempatan posko terang Mujiyat memiliki kewajiban untuk turut serta melakukan pencegahan dan penanganan karhutla di sekitar posko.

Baca juga: UPDATE Covid-19 Banjarbaru, Tambah 60 Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19, Terbanyak di Cempaka

Baca juga: Progres Penyaluran Bantuan Beras PPKM se-Kalsel Capai 60 Persen, Dealine Hingga Akhir Juli 2021

Baca juga: Warga Disabilitas di Paringin Kabupaten Balangan Bersyukur Dapat Bantuan Beras

Dengan adanya koordinasi dengan BMKG, ujar Mujiyat, kini pihaknya sudah tahu persis strategi yang diambil untuk penanganan karhutla.

"Prediksinya Juli sampai Desember hujan masih bagus, dan ini akan meringankan beban kita, tapi kita tidak boleh lengah," ujarnya.

BPBD Kalsel tambahnya juga sudah memetakan untuk patroli water boombing.

Pemprov Kalsel dalam penanganan karhutla tahun ini, ujarnya, juga tetap mendapatkan bantuan pesawat.

Namun tidak sebanyak tahun lalu mengingat tahun ini merupakan kemarau basah.

"Sekarang sudah ada satu heli yang kita gunakan untuk patroli memantau situasi dan kondisi di Kalsel, kalau water boombing kita masih satu, sekarang sedang disiapkan SOP untuk operasionalnya," jelas Mujiyat.

Daerah yang sudah masuk musim kemarau sejak kini ujarnya akan terus dilakukan patroli udara selain lokasi kawasan posko karhutla.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar meminta agar memprioritaskan pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan cara edukasi agar tidak membakar hutan dan lahan.

Roy yang juga Kepala Pelaksana Harian Pos Komando Siaga Bencana Karhutla menilai pencegahan lewat edukasi kepada warga ini menjadi faktor utama sangat menentukan keberhasilan pengendalian karhutla.

Roy juga menginstruksikan kepada BPBD di daerah agar memetakan wilayah yang rawan karhutla setiap tahunnya untuk lebih digencarkan edukasi terutama.bagi petani yang biasa membuka ladang dengan membakar.

(banjarmasinpost.co.id/Milna)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved