Berita Banjarbaru

Terima Bantuan Kumhan Peduli, Lapas Banjarbaru Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Warga Sekitar

Lapas kelas IIB Banjarbaru mendapat bantuan Kemenkumham berupa paket sembako yang langsung disalurkan kepada warga lingkungan sekitar lapas setempat

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Syaiful Akhyar
Amico untuk banjarmasinpost.co.id
Perwakilan Kanwil Kumham menyerahkan bantuan sembako dari Kumham Peduli kepada warga Banjarbaru di sekitar Lapas Kelas IIB Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lapas kelas IIB Banjarbaru mendapat bantuan dari Kemenkumham berupa paket sembako yang langsung disalurkan kepada warga lingkungan sekitar lapas setempat.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly melepas bantuan 46.614 paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, serta susu.

Sebanyak 43.558 paket di antaranya diberikan kepada masyarakat yang secara langsung terdampak pandemi Covid-19.

Sementara 3.056 sisanya diberikan bagi keluarga ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19. Bantuan ini tidak hanya untuk masyarakat di wilayah perkotaan.

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas II B Banjarbaru pun mendapat bantuan dan langsung disalurkan ke warga sekitar Lapas Kelas II Banjarbaru.

Baca juga: Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kalsel dan PCNU Banjarbaru Buka Dapur Umum Bantu Warga Isoman

Baca juga: Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kalsel dan PCNU Banjarbaru Buka Dapur Umum Bantu Warga Isoman

Baca juga: Satgas Karhutla Balangan Sediakan Satu Posko Induk Penanganan Antisipasi Api

Kepala Lapas Kelas II B Banjarbaru, Amico Balalembang, mengatakan Lapas Banjarbaru kebagian 70 paket sembako dan diserahkan kembali ke warga.

"Bantuan ini untuk masyarakat sekitar lapas," kata Amico Kamis siang tadi.

Amico menambahkan Kanwil Kalsel mendapat 500 paket sembako lalu Lapas Banjarbaru salurkan 70 paket.

Amico berharap dengan program Kumham Peduli Kumham Berbagi dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak covid 19.

"Semoga juga dapat melewati masa pandemi dengan sehat dan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

Amico menambahkan sesuai pesan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, beliau berharap masyarakat memahami kebijakan PPKM yang bertujuan untuk menjaga keselamatan bersama. 

Di sisi lain, menteri berusia 68 tahun tersebut memastikan pemerintah juga tidak tinggal diam dan pasti membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat.

Untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, pemerintah telah melakukan banyak upaya. Mulai bantuan sosial, pemberian obat-obatan, subsidi untuk UMKM, dan lain-lain.

Kemenkumham juga ingin turut berbuat sebagai bagian solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19 melalui pemberian bantuan sosial yang kita sebut Kumham Peduli, Kumham Berbagi," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved