Breaking News:

Pilkada Kalsel 2020

BREAKING NEWS : Gugatan Denny Indrayana Ditolak, MK Perintahkan KPU Segera Tetapkan Sahbirin-Muhidin

MK menyatakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2020 bertanggal 17 Juni 2021, adalah sah

Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
tangkap layar youtube MK
Majelis Hakim MK saat membacakan putusan sengketa hasil Pilgub Kalsel, Jumat (30/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Gugatan sengketa hasil Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2020 yang diajukan pasangan calon nomor urut 2 Denny Indrayana - Difriadi ditolak. Majelis hakim MK menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima.

Dalam putusannya, Jumat (30/7/2021 siang, majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Provinsi Kalimantan Selatan untuk segera menetapkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel terpilih, dalam hal ini pasangan nomor urut 1, Sahbirin Noor-H Muhidin.

“Keputusan KPU Kalsel Nomor 37/PL.02.6-Kpt/63/Prov/VI/2021 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 124/PHP.GUB-XIX/2021 dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Tahun 2020 bertanggal 17 Juni 2021, adalah sah,” kata salah satu Hakim MK.

Baca juga: Sengketa Pilkada, KPU Kalsel Siapkan Jawaban untuk Bantah Tuduhan Tim Denny Indrayana

Baca juga: Personel Polresta Amankan Pengecekan Lahan Sengketa di Jalan Hiu Putih Palangkaraya

Sebelumnya diberitakan, perkara bernomor registrasi 146/PHP/GUB-XIX/2021 diajukan oleh Denny - Difriadi atas dalil banyak praktik politik uang dalam pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel yang berlangsung 9 Juni 2021 lalu.

"Hari Jumat ini agenda sidang MK adalah pembacaan putusan. Menjelang putusan ini kita harus mempersiapkan hati bahwa perjuangan masih panjang untuk menuju pemilu jujur dan adil tanpa curang, tanpa politik uang," terang Denny dalam rilis video yang diunggah di akun Instagramnya @dennyindrayana99, dikutip Jumat.

Kubu Denny - Difriadi mengajukan bukti berupa dokumen, video, rekaman suara hingga menyodorkan saksi kunci demi membuktikan praktik politik uang dan kecurangan lainnya di pelaksanaan PSU Kalsel.

Dalam permohonannya ini, Denny - Difriadi tidak lagi meminta diadakan PSU.

Mereka langsung meminta MK membatalkan atau mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 1 Sahbirin Noor - Muhidin dari kontestan Pilgub Kalsel 2020. Sekaligus menetapkan pihaknya sebagai pemenang Pilgub Kalsel.

Denny berharap dalam putusannya nanti MK benar - benar dapat menjadi penjaga konstitusi dan pelindung demokrasi.

Mengingat pembuktian yang dilakukan pihaknya dinilai sudah secara jelas menunjukkan adanya praktik politik uang maupun kecurangan terstruktur dalam pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel.

Majelis Hakim MK saat membacakan putusan sengketa hasil Pilgub Kalsel, Jumat (30/7/2021).
Majelis Hakim MK saat membacakan putusan sengketa hasil Pilgub Kalsel, Jumat (30/7/2021). (tangkap layar youtube MK)

"Kami berharap besar MK betul betul menjadi guardian constitution, protector democration," ucap dia.

DIketahui gugatan yang dilayangkan Denny - Difriadi adalah kali keduanya. Sebelum ini, mereka pernah mengajukan gugatan yang sama.

Hasilnya, MK dalam putusan perkara nomor 124/PHP.GUB-XIX/2021 mengabulkan permohonan kubu Denny - Difriadi dengan memerintahkan KPU menggelar PSU pada semua TPS di satu kecamatan di Kota Banjarmasin, semua TPS di lima kecamatan di Kabupaten Banjar, dan 24 TPS di satu kecamatan di Kabupaten Tapin. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved