Breaking News:

Berita Tanahlaut

Dorong Nelayan Tangkap Ikan Ramah Lingkungan, Pemkab Tala Lakukan Upaya ini

Data DKPP Tala, tercatat sekitar 3.000 nelayan kecil pada enam kecamatan pesisir masih menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
DISKOMINFO TALA
Penandatanganan Pakta Integritas pengadaan sarana dan prasarana perikanan tangkap oleh pihak penyedia be...raula kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala di kawasan Jalan Hadj 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Selain dikenal sebagai daerah agraris, Kabupaten Tanahlaut (Tala) juga salah satu lumbung ikan di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hanya saja penangkapan ikan yang dilakulan belum sepenuhnya ramah lingkungan.

Hal tersebut menjadi perharian Pemerintah Kabupaten Tala.

Pasalnya penggunaan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan (non eco-friendly fishing gear) dapat merusak ekosistem laut dan kelestarian jenis ikan di perairan.

Pada 22 Juli 2021 lalu telah dilakukan penandatangan pakta integritas pengadaan sarana dan prasarana perikanan tangkap oleh pihak penyedia bertempat di aula kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tala di kawasan Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari.

Baca juga: Pemasangan Delinator Dikritisi Wakil Rakyat, Begini Penjelasan Kepala Diskopdag Tala

Baca juga: Pasien Covid-19 Tak Bergejala Bertambah di Tala, Puluhan Orang Diisolasi di Balai Diklat Tanahlaut

Penandatanganan pakta integritas tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Tala H Dahnial Kiflie didampingi Kepala DKPP Tala Rizayadi bersama perwakilan Kejaksaan Negeri Tala.

Kalangan warga Tala menyambut positif langkah tersebut.

"Bagus itu supaya ikan bisa lestari. Jangan sampai indukan ikan menjadi terganggu atau anakan ikan pun disasar sehingga lama-lama jadi habis ikannya," ucap Yanoor, warga Angsau, Pelaihari, Jumat (30/7/2021).

Dikatakannya saat ini ikan haruan misalnya kian mahal harganya di pasaran karena makin menyusutnya populasi ikan air tawar khas Kalimantan tersebut.

Hal itu antara lain dikarenakan masih adanya aktivitas penyetruman dan penangkapan anakan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved