Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

VIDEO PPKM Kelurahan Palangkaraya Diperketat Tidak Adalagi Isoman di Rumah

Diketahui pasien covid-19 isoman banyak yang tambah parah, Gubernur Kalteng keluarkan aturan harus isolasi di tempat yang disediakan pemerintah

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran, Jumat (30/7/2021) mengeluarkan aturan memperketat pengawasan khususnya bagi warga Kota Palangkaraya, yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) di rumah, kedepannya tidak diperbolehkan lagi.

Selama ini pemerintah tidak melarang warga Palangkaraya yang terpapar Covid-19 isolasi di rumah.

Namun ternyata banyak warga yang isolasi di rumah malah tambah parah bahkan berujung pada kematian.

Sehingga dibuat aturan isolasi tidak boleh lagi di rumah namun ditampung di tempat isolasi yang disediakan pemerintah.

Baca juga: VIDEO Dinas Pertanian Kabupaten HSS Luncurkan Program Sikawan-JB

Baca juga: VIDEO Dinas Kesehatan Banjarmasin Rekrut Relawan untuk Merawat Pasien Covid-19

Penyebaran Covid-19 di Palangkaraya, terus bertambah.

Data Media Center Covid-19 Kalteng, Kamis (29/7/2021) terjadi lonjakan drastis.

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Palangkaraya dalam sehari melonjak sampai 133 orang, total kasus untuk Palangkaraya mencapai 9.629 orang.

Demikian juga dengan pasien dalam perawatan bertambah 56 orang dalam sehari dengan jumlah total mencapai 1.521 orang.

Baca juga: VIDEO Pasien Covid-19 Meningkat, Kesadaran Prokes Rendah, Operasi Yustisi Gencar di Kalteng

Pasien sembuh bertambah dalam sehari 65 orang total pasien sembuh 7.757 orang sedangkan Pasien yang meninggal dunia bertambah dalam sehari 12 orang sehingga total menjadi 351 orang.

Usai melakukan rapat bersama Wali Kota Palangkaraya dan Forkopimda Kalteng, Gubernur H Sugianto Sabran menegaskan, pihaknya memperketat pelaksanaan PPKM kelurahan, dan membuat aturan kedepan tidak adalagi pasien Covid-19 isolasi mandiri atau Isoman.

"Isoman tidak ada lagi yang dilakukan di rumah, semua akan terpusat di tempat-tempat isolasi yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah, di tempat itu juga akan tersedia oksigen dan obat-obatan juga vitamin, agar angka kematian dan penyebaran Covid-19 diharapkan bisa ditekan," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved