Berita Banjarmasin

Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Laksanakan Praktikum Offline

Tujuan praktikum untuk membentuk keterampilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Kalsel, supaya mudah saat memasuki dunia kerja.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD RAHMADI
Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin praktikum, Sabtu (31/7/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Masa pandemi Covid-19 seperti saat ini , memaksa kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring.

Di sisi lain, ada juga yang melaksanakannya secara tatap muka terbatas, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu juga yang saat ini dilaksanakan Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Banjarmasin,  Kalimantan Selatan.

Dijelaskan Dekan Fakultas Farmasi UM Banjarmasin, Risya Mulyani, Sabtu (31/7/2021), mengatakan, pihaknya saat ini melaksanakan kegiatan secara tatap muka, khusus materi praktikum tertentu.

Baca juga: BREAKING NEWS Penemuan Jasad Bayi di Kalsel, Warga Simpang Tiga Mataraman Geger Mayat Orok

Baca juga: Mahasiswa ULM Melaksanakan Program KKN Hybrid di Banua Anyar Banjarmasin

"Kalau yang teori, semuanya kami laksanakan secara daring. Tetapi ada beberapa kegiatan praktikum yang offline. Karena, tujuan praktikum untuk membentuk keterampilan mahasiswa supaya mudah saat memasuki dunia kerja," katanya, Sabtu (31/7/2021).

Meski dilaksanakan offline, kegiatan praktikum mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

Hal itu dilakukan jelas Risya karena menyesuaikan kapasitas ruangan, sehingga tidak terjadinya kerumunan saat melaksanakan praktikum.

"Satu kali praktik hanya 15 orang, semuanya memakai alat pelindung diri. Setiap sudut ruangan juga kami sediakan fasilitas protokol kesehatan," jelasnya.

Baca juga: Hingga Juni 2021, DP3A Banjarmasin Terima 55 Laporan Terkait Kekerasan Perempuan dan Anak

Baca juga: Kalsel Dapat Tambahan Vaksin, Stok Vaksin Covid-19 Kalsel 66 Ribu Dosis Disebut Tak Cukupi Kebutuhan

Kegiatan praktimum itu juga ujar Risya tidak dilaksanakan oleh seluruh mahasiswa, tetapi hanya untuk semester tertentu saja.

"Misal mahasiswa semester awal yang praktikumnya lebih banyak kepada kimia dasar, jadi hanya beberapa materi yang offline sisanya online," ujarnya.

Setelah melaksanakan praktikum, mahasiswa juga diberikan tugas, namun hasilnya dikumpulkan secara daring.

"Biasanya, praktik selama 4 jam. Namun sekarang hanya 3 jam. Sisa waktunya untuk mengerjakan tugas supaya lebih mengasah skill dan pemahaman," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved