Breaking News:

Berita Banjarmasin

Keren, Buyut Habib Basirih Ciptakan Alat 'Smart Checker' Terkait Program Vaksinasi Covid-19

Salah seorang habib yang ada di Banjarmasin yakni Habib Fathurrachman, berhasil menciptakan sebuah alat yang bisa memeriksa apakah seseorang sudah men

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Habib Fathurrachman bersama Smart Checker. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Salah seorang habib yang ada di Banjarmasin yakni Habib Fathurrachman, berhasil menciptakan sebuah alat yang bisa memeriksa apakah seseorang sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Buyut dari Habib Basirih ini menciptakan alat yang dinamainya dengan Smart Checker tersebut, baru beberapa hari yang lalu.

Menariknya, seseorang bisa diketahui sudah divaksin Covid-19 atau tidak, cukup dengan memeriksa E-KTP nya saja.

Saat dikunjungi awak media di kediamannya yang berada tepat di samping makam Habib Basirih, Habib Fathurrachman pun memperlihatkan cara kerja Smart Checker.

Baca juga: Usai Vaksinasi Covid-19, Polres Kotabaru Berikan Bingkisan ke Warga Kurang Mampu

Baca juga: PWNU Kalsel Kerja Sama Polda Kalsel Gelar Vaksinasi Massal Covid-19, Diikuti Antusias Ratusan Warga

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, PKK Kalsel Ajak Masyarakat Tak Ragu Ikuti Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Tanahlaut Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Target Belum Tercapai akibat Ketersediaan Vaksin Terbatas

Smart Checker dinyalakan, kemudian juga langsung dihubungkan dengan internet untuk mengakses server yang sudah dibuatnya sendiri.

Untuk server yang dibuat sendiri, Habib Fathurrachman pun memasukkan data yakni E-KTP miliknya sendiri sebagai simulasi.

E-KTP khususnya pada bagian chipnya ditempelkan ke bagian sensor Smart Checker, dan hanya beberapa detik setelah ditempelkan terlihat lampu indikator berubah menjadi hijau. Sementara di sebuah layar kecil, tertulis keterangan sudah divaksin.

Namun apabila dicoba dengan E-KTP milik orang lain (belum dimasukkan dalam database simulasi) maka indikator lampu berubah menjadi merah dan di bagian layar tertulis tidak dikenal, yang juga bisa diartikan bahwa pemilik E-KTP belum bervaksin.

Tentunya apabila diaplikasikan dengan database warga Banjarmasin yang sudah divaksin Covid-19 yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, maka Smart Checker ini pun akan bisa mendeteksi warga yang sudah maupun belum divaksin.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved