Breaking News:

Berita Banjarmasin

Terdesak Faktor Ekonomi, Wanita Ini Tipu Pedagang Emas di Pasar Sudimampir Banjarmasin

Akibat faktor ekonomi, Marpuah (41) warga jalan Sutoyo S komplek Es Terang, RT 20 RW 02 Kelurahan Teluk Dalam, nekad menipu pedagang emas pada Rabu (2

Penulis: Noor Masrida | Editor: Edi Nugroho
Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Susilo
Marpuah, tersangka penipuan di Pasar Sudimampir. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Akibat faktor ekonomi, Marpuah (41) warga jalan Sutoyo S komplek Es Terang, RT 20 RW 02 Kelurahan Teluk Dalam, nekad menipu pedagang emas pada Rabu (28/7/2021) sekitar pukul 15.45 Wita, silam.

Aksi nekad tersebut ia lakukan di sebuah toko emas di jalan Sudimampir Raya no 47, Kelurahan Kertak Baru Ulu Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Korbannya adalah Jonni Wongso (53) warga Jalan Cempaka VII no 7, RT 03 Kelurahan Mawar, Banjarmasin Tengah.

Tak sempat menikmati hasil penipuannya itu, Marpuah keburu diciduk polisi. Barang bukti, cincin imitasi berwarna keemasan, satu buah tas selempang, dan satu lembar nota pembelian pun berhasil diamankan.

Baca juga: Berlagak Jadi Seorang Direktur, Warga Kotabaru Tipu Kawan Sendiri

Baca juga: Diduga Tipu Korban Bermodus Penjualan Barang Impor, WNA Berpaspor Nigeria Dibekuk

Baca juga: Kajari Surabaya Gadungan Ini Ternyata Tipu Sana Tipu Sini, Terbaru Warga Alami Kerugian Rp 720 Juta

Dipaparkan Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Susilo, dari keterangan korbannya, pelaku datang ke tokonya dan berpura-pura hendak membeli perhiasan emas.

"Saat dilayani, si pelaku ini meminta diambilkan emas 99 seberat 9.84 gram, harganya itu Rp 8.265.000," papar Kompol Susilo, Sabtu (31/7/2021).

Saat nota pembelian telah dibuatkan, pelaku tiba-tiba saja membatalkan transaksinya dan mengembalikan cincin yang sebelumnya dia akan beli. Perempuan itu pun langsung meninggalkan toko emas.

"Pelayan toko itu curiga, karena berat cincin yang dikembalikan itu berbeda, setelah dicek, ternyata memang palsu alias imitasi," terangnya.

Tak tinggal diam, pelayan toko dan sang bos pun langsung mengejar pelaku dan wanita itu pun berhasil diamankan.

Dilanjutkan Kapolsek, menurut pengakuan Marpuah, aksi serupa pun tak hanya sekali ini dia lakukan.

"Sebelumnya pernah beraksi di pasar Antasari juga, ngakunya karena faktor ekonomi memang," sambungnya.

"Saat ini pelakunya sudah kami tahan dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut," tutup Kapolsek Banjarmasin Tengah.
(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved