Breaking News:

Karhutla Kalsel

Kabut Asap Mulai Menyelimuti Banjarbaru, Kebakaran Lahan Mulai Meningkat di Wilayah Kota Idaman

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Kota Banjarbaru dalam beberapa hari terakhir.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim
Kepala BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahrani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Kota Banjarbaru dalam beberapa hari terakhir.

Penyebabnya terjadinya dua kebakaran lahan di wilayah bumi Idaman dalam sehari pada Jum'at (30/7/2021).

Lokasi Seberang Batu Besi Trikora Landasan Ulin Banjarbaru pada Jumat (30/7/2021) siang.

Kemudian menyusul malamnya, kebakaran lahan di Jalan Sei Salak Kampus II Universitas Islam Negri Antasari Kel. Guntung Manggis.

Baca juga: Istri Guru Sekumpul, Hj Juwairiyah Wafat

Baca juga: Kabupaten Banjar Status Siaga Darurat Karhutla, Begini Antisipasi Kesiapan BPBD Banjar

Baca juga: Agustus Sebagian Besar Kalsel Diprediksi Masuk Pucak Kemarau, Titik Rawan Karhutla Lebih Diwaspadai

"Pas kebakaran lahan bersamaan dengan turunnya hujan sehingga menimbulkan asap tebal pada hari itu," kata Kepala BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahrani Senin (2/8/2021) siang.

Zaini menjelaskan Batu Besi Trikora Landasan Ulin berupa lahan semi Gambut dengan Luas Lahan Terbakar Kuang lebih 10 hektare dan yang di padamkan hanya 3 Hektar.

Sementara di Jalan Sei salak Kampus II, lahan terbakar sekitar 4 hektare dan yang dipadamkan hanya kurang lebih 2 hektare dengan jenis lahan gambut dan vegetasi purun, galam.

Kebakaran lahan masih berlanjut pada Minggu malam tadi di kawasan Cempaka Banjarbaru. "Namun di kawasan Cempaka kami belum memiliki data," kata Zaini.

Zaini mengaku saat ini pihak BPBD Banjarbaru kewalahan dalam menangani karhutla Banjarbaru karena fokus menghadapi pandemi Covid-19 dimana Banjarbaru naik status PPKM Level IV.

"Disaat bersamaan saat kebakaran lahan kemarin bertepatan petugas kami sedang disibukan melakukan pemulasaraan jenazah. Saya ambil keputusan utamakan jenazah warga dulu," ujar Zaini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved