Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Persiapkan Perkuliahan Tatap Muka di Kampus, STIE Indonesia Banjarmasin Upayakan Vaksinasi Mahasiswa

Saat ini Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia Banjarmasin, sedang melakukan upaya untuk mendapatkan vaksin Covid-19 bagi mahasiswanya.

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Ketua STIE Indonesia Banjarmasin, Dr Yanuar Bachtiar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat ini Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia Banjarmasin, sedang melakukan upaya untuk mendapatkan vaksin Covid-19 bagi mahasiswanya.

Upaya itu terlihat dari koordinasi antara pihak kampus dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, agar bisa mendapatkan alokasi vaksin.

Vaksinasi tersebut ditujukan kepada para mahasiswa, yang selama ini belum juga mendapatkan vaksin. 

Hal itu dilakukan sebagai langkah persiapan STIE Indonesia Banjarmasin, untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka di kampus.

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin, Api Melalap 5 Rumah di Jalan Manggis Kuripan

Baca juga: Subsidi Listrik 2021 Diperpanjang Hingga Desember 2021, Begini Syarat dan Ketentuan Mendapatkan

Baca juga: Foto Mayat Berjejer, Manajemen Rumah Sakit Idaman Banjarbaru Tegaskan Hoaks

Meski saat ini perkuliahan tatap muka di kampus mustahil dilaksanakan, mengingat Banjarmasin yang masih berstatus PPKM level 4.

"Sebenarnya mahasiswa juga sudah menunggu- nunggu untuk belajar hybrid, tetapi mengingat kondisi saat ini kami masih menerapkan daring," kata Ketua STIE Indonesia Banjarmasin, Dr Yanuar Bachtiar. Senin (2/8/2021).

Yang masih menjadi kendala saat ini menurut Yanuar adalah data mahasiswa, yang belum dan sudah tervaksin.

Karena menurutnya ada kemungkinan sejumlah mahasiswa sudah mengikuti vaksin, yang beberapa waktu lalu dilakukakan secara masal untuk masyarakat umum.

Total mahasiswa yang ada di Ketua STIE Indonesia Banjarmasin, sekira 1.000 orang, jumlah itu diperkirakan sudah termasuk mahasiswa baru.

"Kami belum bisa memastikan apakah mahasiswa belum tervaksin semua, karena bisa saja mereka mengikuti vaksin di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing. Bisa saja mereka sudah vaksin bersama keluarganya," ujarnya.

Yanuar juga menambahkan, meski mahasiswa belum mendapatkan vaksin, tetapi seluruh dosen dan tenaga kependidikan sudah melaksakannya.

"Total ada 100 orang, untuk dosen tetap ada 40, sisanya tenaga kependidikan. Semuanya alhamdulillah sudah divaksin hingga dosis ke dua," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved