Breaking News:

Berita Balangan

Ratusan Karyawan PT Pama di Balangan Terminasi, Perusahaan Fasilitasi ke Perusahaan Pengganti

Kerjasama PT Pama Persada dengan PT Adaro Indonesia resmi ditutup pada 31 Juli 2021 kemarin, ratusan karyawan kini mengalami terminasi

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Manager CSR PT Pama Persada Nusantara, Ono Karno 

Selain itu jelas Ono, PT Adaro Indonesia juga memberikan saran serupa untuk memberikan lapangan kerja kepada para eks karyawan PT Pama Persada Nusantara.

"Karyawan yang terminasi kami fasilitasi untuk masuk ke perusahaan pengganti yakni PT Buma dan PT SIS. Sehingga karyawan eks PT Pama hari ini berhenti, besoknya mereka sudah mengenakan seragam dari perusahaan pengganti," terang Ono.

Baca juga: Hadir di PN Banjarmasin, Denny Indrayana Singgung Kasus Anggota Tim Hukumnya

Baca juga: 233 Nakes Bertumbangan karena Positif Covid-19, RSD Idaman Banjarbaru Hanya Buka Pelayanan Bersalin

Lebih lanjut ungkapnya, memang tidak semua eks karyawan PT Pama Persada Nusantara memilih untuk melanjutkan kerja mereka pada perusahaan pengganti.

Sebagian di antaranya telah memiliki usaha sendiri atau UMKM.

Bagi mereka yang tidak melanjutkan pada perusahaan pengganti, pihak perusahaan pun jelas Ono tidak serta merta melepas eks karyawan tersebut.

Ada program pembinaan UMKM yang dilakukan, sehingga para eks karyawan tetap memiliki usaha dan mendapatkan fasilitas dari perusahaan.

Pihaknya menawarkan pembinaan dalam bentuk pembelajaran managemen keuangan, packaging produk, pemberian label halal dan BPOM.

Sehingga mereka yang memilih keluar tetap bisa menjalankan usaha dan membantu meningkatkan pembangunan dalam bidang ekonomi di masyarakat.

Sub kontrak PT Pama Persada Nusantara pun ucap Ono tak lepas dari tanggung jawab pihaknya.

Sebagian besar di antaranya telah bergabung dengan perusahaan pengganti sesuai keperluan dan kriteria dari perusahaan tersebut.

Sementara itu, aktivitas kantor di PT Pama Persada Nusantara masih berlangsung hingga Desember mendatang.

Pada waktu yang ada, pihaknya mulai melakukan pemindahan aset dan sebagian di antaranya dibeli oleh PT Adaro Indonesia.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved