Breaking News:

Berita Palangkaraya

Juli 2021 Sebanyak 96 Orang di Palangkaraya Isolasi Mandiri, Terpapar Covid-19 Diminta Lapor Petugas

Satuan Covid-19 kelurahan di Kota Palangkaraya bersama Dinas Kesehatan dan petugas lainnya terus melakukan pendataan warga yang isolasi mandiri.

Penulis: Fathurahman | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Rumah Sakit Darurat Hotel Aman jalan Galaxy II Palangkaraya Kalteng menampung pasien positif Covid-19 bergejala sedang dan ringan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Satuan Covid-19 kelurahan di Kota Palangkaraya bersama Dinas Kesehatan dan petugas lainnya terus melakukan pendataan warga yang melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Pendataan dilakukan lantaran diduga banyak warga terpapar Covid-19, namun tidak melaporkan kepada petugas saat melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Sebagian keluarga yang melakukan isolasi mandiri bahkan tidak diketahui ketua RT lingkungan tempat tinggalnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, Andjar Hari Purnomo menyebut, pihaknya sudah melakukan pendataan warga yang menjalani isolasi mandiri sejak Januari 2021.

Baca juga: Rekrut 104 Tenaga Surveilans, Satgas Covid-19 Banjarmasin Kembali Gencarkan 3T

Baca juga: Pantau Penanganan Covid-19 di Kalsel, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Isolasi Terpusat di Banjarbaru

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel, Ibu Hamil di Kalsel Segera Dapat Vaksinasi Covid-19

"Sejak Januari 2021 hingga saat ini secara kumulatif di Kota Palangkaraya, total tercatat sebanyak 1.094 orang yang telah menjalani isoman," jelas Kadinkes Palangkaraya Andjar Hari Purnomo.

Bahkan data terakhir yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat pada bulan Juli 2021 juga cukup banyak yang melakukan isolasi mandiri.

"Data warga Kota Palangkaraya yang menjalani isoman dalam bulan Juli 2021, tercatat ada sebanyak 96 orang,” bebernya.

Ditegaskan, pihaknya hingga kini bersama Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya, terus melakukan pendataan terhadap warga yang menjalani isoman sehingga kesehatannya terus di pantau oleh petugas kesehatan.

"Setelah mereka terdata, kami sebagai petugas mudah melakukan pemantauan termasuk mendistribusikan obat yang diperlukan. Kami juga minta pasien yang hasil pemeriksaannya dinyatakan positif Covid-19 harus jujur kepada petugas. Jika ada keluhan bisa diantar ke rumah sakit, " pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved