Breaking News:

Kemenko Perekonomian

Sinergi dan Kepatuhan Masyarakat, Strategi Kunci Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19

Langkah Pemerintah, TNI dan Polri menekan kasus Covid-19 akibat varian delta di Kudus menjadi kisah keberhasilan yang perlu dicontoh daerah lain.

KEMENKO PEREKONOMIAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Lemdiklat Polri, Senin (2/8/2021), menyampaikan bahwa langkah bersama Pemerintah, TNI dan Polri menekan kasus Covid-19 akibat varian delta secara cepat di Kudus beberapa waktu lalu menjadi kisah keberhasilan yang harus dicontoh dan diterapkan di daerah lain. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah bersama TNI dan Polri terus memonitor perkembangan situasi di setiap daerah dan merespons cepat dinamika yang terjadi di lapangan.

Berbagai upaya yang dilakukan mulai membuahkan hasil yang terlihat dari kasus aktif yang mulai melandai, terutama di Jawa-Bali.

Sedangkan di Luar Jawa-Bali masih terjadi peningkatan dan situasi ini menjadi fokus perhatian Pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Lemdiklat Polri, Senin (2/8/2021), menyampaikan bahwa langkah bersama Pemerintah, TNI dan Polri menekan kasus Covid-19 akibat varian delta secara cepat di Kudus beberapa waktu lalu menjadi kisah keberhasilan yang harus dicontoh dan diterapkan di daerah lain.

“Strategi yang diterapkan adalah formula generik 3T dan 3M. Tetapi sinergi yang sangat baik antara kecepatan respons pemerintah pusat, keseriusan pemda, ketegasan aparat dan kepatuhan, serta gotong royong masyarakat, menjadi kunci. Hasilnya, angka kasus aktif dan BOR pada pada titik puncak 12 Juni sebanyak 2.342 dan 100 persen berhasil diturunkan hingga per tanggal 31 Juli sebanyak 228 kasus aktif dan BOR 14 persen,” tegas Menko Airlangga.

Disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, penerapan strategi formula generik 3T dan 3M, kecepatan respons pemerintah pusat, keseriusan pemda, ketegasan aparat dan kepatuhan, serta gotong royong masyarakat, menjadi kunci menekan peningkatan kasus Covid-19.
Disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, penerapan strategi formula generik 3T dan 3M, kecepatan respons pemerintah pusat, keseriusan pemda, ketegasan aparat dan kepatuhan, serta gotong royong masyarakat, menjadi kunci menekan peningkatan kasus Covid-19. (KEMENKO PEREKONOMIAN)

Beberapa poin kunci yang dapat dipelajari dari keberhasilan di Kabupaten Kudus antara lain penguatan 3T, yaitu melakukan testing massif, tracing kontak erat, dan treatment bagi yang terkonfirmasi positif.

Kemudian, penyediaan isolasi terpusat di kabupaten dan desa agar tidak terjadi klaster di keluarga;.

Mengaktifkan "jogo tonggo" dengan melibatkan relawan, pokdarwis, karang taruna, PKK dan update data setiap hari dari kades ke camat untuk diteruskan ke satgas kabupaten.

Pengetatan wilayah hingga tingkat desa/RT dengan PPKM Mikro, menggenjot percepatan vaksinasi dengan melibatkan pihak swasta serta sinergi emerintah, aparat dan kerja sama dari masyarakat.

“Pada kesempatan ini, saya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ingin menyampaikan penghargaan yang sangat tinggi atas kerja sama dan kesigapan yang diberikan oleh jajaran Polri dalam membantu penanganan pandemi di Indonesia,” tutur Airlangga.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved