Breaking News:

Wabah Corona di Kalteng

Angka Kematian karena Covid-19 di Kalteng Capai Seribu Lebih, Gubernur Perpanjang PPKM

Gubernur Kalteng memperpanjang PPKM Level III dan IV di Kalteng menyikapi tingginya angka kematian akibat covid-19 yang semakin meningkat

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id / faturahman
Gubernur Kalteng,H Sugianto Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kasus kematian warga yang terpapar Covid-19 di Kalimantan Tengah mencapai lebih dari 1.176 orang.

Trennya bahkan terus bertambah setiap hari, dari sembilan orang naik mencapai puluhan orang.

Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, mengambil tindakan melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kalimantan Tengan dengan mengeluarkan, Instruksi Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 180.17/175/2021 tanggal 2 Agustus 2021.

Intruksi tersebut tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 dan Level 3 serta optimalisasi posko penanganan Covid-19 tingkat desa dan kelurahan di wilayah Kalimantan Tengah.

Baca juga: Kebakaran Kalteng, Diduga Cekcok Pasutri Akibatkan 38 Bangunan Hangus di Palangkaraya

Baca juga: Penumpang Pesawat Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Kalteng Wajib Aplikasi Peduli Lindungi

Kalimantan Tengah memiliki tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat tertinggi yakni 98,27 persen menaati protokol Kesehatan (berdasarkan penilaian Kemendagri 29 Juli 2021), untuk penggunaan masker.

Gubernur Kalteng meminta warga tetap menaati Protokol Kesehatan agar bisa terhindar dari penyebaran Covid-19 yang kian mewabah.

"Saya mengimbau seluruh pemangku kepentingan khususnya para Bupati dan Wali Kota agar melaksanakan instruksi tersebut," ujarnya, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Vaksinasi TNI AL Lanal Banjarmasin Sasar Masyarakat Maritim, Warga Pesisir ini Mengaku Tenang

Baca juga: Pembunuhan di Kalsel, Tusukan di Dada dan Leher Penyebab Tewasnya Perawat RSD Idaman Banjarbaru

Dia berharap, intruksi tersebut bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta melaporkan pelaksanaannya kepadanya selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Tengah.

"Khusus wilayah Kota Palangkaraya, saya memutuskan PPKM Level 4 diperketat, semua ini dilakukan untuk menyelamatkan dan melindungi masyarakat Kalimantan Tengah," ujarnya.

Covid-19 telah merenggut satu persatu tokoh masyarakat, orangtua, sanak saudara dan anak anak, virus tersebut tidak mengenal ampun dan belas kasih.

"Tidak pandang bulu. Tidak mengenal suku, agama, bangsa dan negara. Tidak peduli kaya atau miskin, pejabat atau rakyat biasa. Semuanya bisa kena sehingga taatilah protokol kesehatan," imbaunya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved