Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Dinas Perdagangan Kalsel dan KSOP Banjarmasin Sepakati Jaga Ketersediaan Bahan Pokok

Dinas Perdagangan Kalsel minta KSOP bantu perlancar suplai bahan pokok di masa PPKM Level 4. KSOP janji bongkar barang pokok lebih dulu di pelabuhan.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
Capture Banjarmasin Post News Video
ILUSTRASI - Aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Martapura Baru, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan berupaya menjaga stabilitas ketersediaan bahan pokok.

Untuk itu, mereka bekerja sama dengan Kantor Kesyahbadaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin.

Kegiatan ini diikuti Pelindo 3 Banjarmasin, Kantor Karantina Pertanian Banjarmasin, Dinas terkait dan para pelaku usaha antar daerah/antar pulau dan distributor bahan pokok di Kalsel.

Kegiatan dimaksudkan untuk mengetahui dan mengevaluasi kegiatan perdagangan antar daerah/antar pulau, apakah pasokan dan distribusi barang. Khususnya, bahan pokok. 

Terlebih d imasa diberlakukannya PPKM Level 4 di beberapa daerah di Jawa dan luar Jawa,  ketersediaan bahan pokok ini untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Kalsel.

Baca juga: Harga Telur Rp 25 Ribu per Kg di Pedagang Banjarbaru Ini, Harga Beras Lokal Sebagian Turun

Baca juga: Pelaku Usaha Kuliner di Banjarbaru Genjot Penjualan Via Online Saat PPKM Level 4

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, Rabu (4/8/2021), menyampaikan, ada beberapa bahan pokok yang sangat tergantung pasokannya dari daerah lain.

Disebutkannya, yaitu dari  Jawa, Sulawesi, NTB, NTT, dalam hal komoditi bawang merah, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, kol, kentang, wortel. 

Namun, sambung Birhasani, ketersediaan di distributor dan pedagang besar di Banjarmasin pada Juni sebelum PPKM Level 4, berbanding Juli dan awal Agustur 2021, masih stabil.

Sedangkan dari Plt Kepala KSOP Banjarmasin, Andriawan SM Simanubgkalit, mengemukakan,  kegiatan bongkar dan muat di Pelabuhan Trisakti relatif stabil. 

Disampaikannnya pula tentang komitmen bahwa KSOP beserta jajarannya memberikan prioritas utama dengan mendulukan bongkar-muat bahan pokok guna menjaga kelancaran suplai.

Baca juga: Pengelola UPPB Dintung Raya di Balangan Mampu Produksi Lump Karet 1.000 Ton Per Bulan

Baca juga: Penjahit Seragam Keluarga Pengantin di Banjarmasin Ramai Pesanan

Salah satu pelaku usaha Distributor Gula Koperasi Harum Manis Bersatu melaporkan bahwa pasokan dan bongkar barang berjalan lancar.

Dari pertemuan Dinas Perdagangan Kalsel dan KSOP Banjarmasin tersebut, untuk para pelaku usaha akan diminta untuk segera memberitahu jika terjadi hambatan dalam kegiatan distribusi dan bongkar-muat barang antar daerah/antar pulau.

"Supayam segala permasalahannya bisa segera diatasi dan dicarikan solusi secepatnya, demi terpenuhinya keperluan pokok masyarakat Kalimantan Selatan," pungkas Birhasani

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved