Khasiat Madu

Khasiat Madu Manuka bagi Wanita, Mengobati Jerawat dan Mencegah Penyakit Sistem Pencernaan

Khasiat madu di antaranya berkhasiat mengobati jerawat dan mencegah penyakit sistem pernapasan.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
shutterstock
Ilustrasi madu dari bunga Manuka. 

Tambahkan madu Manuka di shampo atau masker rambut untuk membuat rambut lebih berkilau.

Ranty Maria saat tertidur pulas
Ranty Maria saat tertidur pulas (Instagram bramastavrl)

8. Meningkatkan kualitas tidur

Madu manuka dapat membantu mendapatkan tidur yang berkualitas.

Madu ini mengeluarkan glikogen secara perlahan yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh ketika tidur.

Menambahkan madu Manuka ke dalam susu sebelum tidur bisa membantu tubuh mengeluarkan melatonin yang dapat membantu otak membuat tidur lebih nyenyak.

*Efek samping madu manuka

Untuk banyak orang, madu manuka sangatlah aman untuk dikonsumsi dan tidak memiliki efek samping apapun.

Akan tetapi, kelompok individu dengan kondisi berikut ini, harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, sebelum mengonsumsi madu manuka.

Baca juga: Btalk, Tetap Bisa Latih Kemandirian Meski Menikah Tetap Nebeng Ortu

1. Orang dengan diabetes

Segala jenis madu asli, mengandung gula alami yang tinggi.

Maka dari itu, sebelum mengonsumsi madu manuka, ada baiknya orang dengan diabetes berkonsultasi dulu dengan dokter.

Sebab, ada risiko peningkatan kadar gula darah.

2. Alergi madu

Tentu saja, orang-orang dengan alergi madu dan lebah, berisiko mengalami gangguan kesehatan ketika mengonsumsi madu manuka.

Mereka harus berkonsultasi dulu dengan dokter, sebelum mengonsumsinya.

Minuman jahe dan madu.
Minuman jahe dan madu. (medicalnewstoday.com)

3. Botulisme pada bayi

Bayi di bawah satu tahun, disarankan tidak mengonsumsi madu. Sebab, ada risiko keracunan dan terkena penyakit botulisme, jika mengonsumsi madu.

4. Berpotensi sebabkan keracunan

Madu dihasilkan dari lebah dengan cara mengambil sari yang terdapat di sekitar sarang.

Beberapa sari yang diambil terkadang memiliki elemen racun yang menyebabkan seseorang jadi lemas atau seperti memiliki efek mabuk.

5. Kerusakan pada saraf

Madu yang masih mentah dan belum mendapatkan proses pasteurisasi, tak jarang masih mengandung komponen kimia bernama grayanotoxins.

Komponen ini dapat bersifat racun pada sistem saraf dan memicu munculnya aktivitas abnormal pada saraf.

6. Kenaikan berat badan dan obesitas

Madu kerap disamakan dengan gula meski dianggap lebih bergizi dan mengandung antioksidan.

Perlu diwaspadai, mengonsumsi madu dalam jumlah yang banyak setiap hari dapat menyebabkan tubuh mengalami surplus kalori karena kadar gula yang terlalu tinggi.

7. Pengeroposan gigi

Madu memang dianggap lebih baik daripada gula yang berasal dari tebu. Namun, kita tidak boleh mengabaikan fakta jika madu mengandung 82 persen gula.

Jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, efek samping madu pada gigi dapat menyebabkan pengeroposan.

8. Kemungkinan menyebabkan perdarahan internal

Madu tidak disarankan untuk dikonsumsi apabila kita sedang mengalami perdarahan pada tubuh.

Kondisi ini akan lebih parah jika madu dikonsumsi dengan beberapa herba seperti Gingko Biloba dan bawang putih.

9. Bereaksi dengan obat tertentu

Melansir kompas.com, Jika Anda sedang mengonsumsi obat yang digunakan untuk mengatasi inflamasi dan juga obat jenis antibiotik, tidak disarankan mengonsumsi madu.

Selain bahan dari madu, madu yang dikonsumsi alami dan diambil dari alam terkadang masih memiliki partikel dari rumah lebah, kaki lebah, sayap, dan kotoran lain yang bisa memicu keracunan.

Selain beberapa manfaat di atas, madu manuka juga disebut bisa menyembuhkan kanker, menurunkan kolesterol tinggi, meredakan peradangan dalam tubuh, mengobati diabetes, hingga sinus.

Namun, penelitian mengenai manfaat-manfaat ini masih sangat terbatas. Sebaiknya, sebelum mengonsumsi madu manuka, tanyakan dulu kepada dokter apakah efek samping madu manuka bisa merugikan kesehatan atau tidak.

*Waktu yang tepat konsumis madu

Inilah waktu yang tepat untuk mengkonsumsi madu agar terasa khasiatnya.

Madu memiliki banyak jenis yang kesemuanya mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh manusia.

Salah satu khasiatnya adalah sebagai antioksidan bagi tubuh.

Madu bertekstur cairan yang umumnya berasa manis yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Cairan yang dihasilkan oleh lebah madu ini biasanya memiliki konsistensi agak cair hingga kental, dengan rasa yang sedikit beragam.

Ada madu yang punya rasa manis, asam, pahit, atau bahkan gabungan ketiganya.

Madu seringkali dikonsumsi sebagai obat maupun untuk menjaga daya tahan dan kondisi tubuh.

Cara mengonsumsi madu tak bisa sembarangan.

Ada waktu khusus dan juga takaran yang disarankan untuk mengonsumsi madu agar khasiatnya bisa maksimal.

Biasanya kalau untuk konsumsi madu itu pagi sebelum makan, terus malam sebelum tidur. Dua kali sehari.

*Minum madu sebelum sarapan dan tidur malam

Mengonsumsi madu sebelum sarapan dan tidur malam berkaitan dengan metabolisme tubuh.

Ketika mengonsumsi madu di pagi hari sebelum makan misalnya, kondisi perut yang masih kosong memungkinkan kita untuk menyerap nutrisi madu secara maksimal.

Sebaiknya mengonsumsi madu dalam takaran yang cukup banyak di pagi hari. Sekitar tiga sampai lima sendok makan.

Hal serupa juga berlaku untuk waktu konsumsi madu di malam hari sebelum tidur.

Biasanya, kamu akan bisa tidur lebih nyenyak. Badan pun akan terasa lebih segar ketika bangun tidur di pagi hari.

*Takaran madu yang disarankan

Terkait takaran konsumsi madu, sekitar satu sendok makan setiap kali minum untuk orang dewasa.

Sementara untuk anak-anak, bisa mengonsumsi madu sebanyak satu sendok teh.

Namun sebenarnya, tidak ada takaran pasti untuk konsumsi madu.

Maka dari itu, sesuaikan saja dengan selera dan juga kemampuanmu dalam menyediakan madu setiap harinya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved