Breaking News:

Berita Banjarbaru

VIDEO Tim Laboratorium Basah Akuakultur FPK ULM Kalsel Gelar Pelatihan Wirausaha

Pelatihan wirausaha akuakultur sistem bioflok bertempat di Laboratorium Basah Akuakultur Faklutas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemanfaatan sistem bioflok kini semakin mempermudah berwirausaha dalam berbagai sektor, termasuk di bidang akuakultur.

Teknologi ini berperan mendorong peningkatan kualitas hasil produksi budidaya ikan. Ingin membagi manfaat keunggulan sistem ini di kalangan milenial.

Untuk mencapai itu, tim Laboratorium Basah Akuakultur Faklutas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, menggelar pelatihan wirausaha akuakultur sistem bioflok.

Kegiatan yang diikuti kaum milenial ini berlangsung di laboratorium Basah Akuakultur kampus FPK ULM, Kota Banjarbaru, Kalsel, Minggu (1/8/2021) sampai Kamis (5/8).

Mereka juga mendapatkan bantuan benih ikan papuyu dari BPBAT Mandiangin sebanyak 20.000 ekor.

Baca juga: Update Covid-19 Banjarbaru: 353 Pasien Sembuh, Positif Tambah 93, Meninggal 4

Baca juga: 20 Ribu Warga Banjarbaru Menunggu Vaksinasi Dosis Kedua

Salah satu milenial yang tertarik ikut dalam kegiatan tersebut, Dessy Ramadhana, mengaku, hal ini akan berguna baginya di masa depan.

"Pelatihannya sesuai keperluan. Materi yang diajarkan, dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sebagai pembudidaya ikan, berguna untuk masa depan," kata mahasiswi angkatan 2019 Program Studi Akuakultur ini.

Sedangkan Hamidahtul Hasanah, mahasiswi angkatan 2018 program studi yang sama, mengaku ingin membuka lapangan kerja dan menjadi role model bagi pemuda di Kota Banjarbaru yang berminat membudidayakan ikan.

Peserta tidak hanya berlatih membuat sistem bioflok atau teknik budi daya melalui rekayasa lingkungan, tetapi juga diajarkan mendapat benih ikan yang baik. Mulai pemilihan ikan, kolam karantina, sampai ditebar di bioflok.

Koodinator Prodi Akuakultur FPK ULM, Untung Bijaksana, mengatakan pihaknya sedang merintis Program Milineal Aquaculture Entrepreneurship (MAE).

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Pidato Ajakan Peduli Bantu Warga yang Isolasi Mandiri

Baca juga: Pembunuhan Kalsel, Pelaku Tergiur Lihat Saldo Tabungan Pegawai RSUD Idaman Banjarbaru

Ini merupakan terobosan dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) tahun 2021-2024, yaitu pengembangan perikanan budi daya untuk peningkatan ekspor.

Serta, ketersediaan pangan dari ikan berkelanjutan yang didukung riset kelautan dan perikanan dan pembangunan kampung-kampung budi daya berbasis kearifan lokal.

Era saat ini, perlu adanya dorongan kepada masyarakat terutama generasi milenial untuk tidak hanya berpikir menjadi pegawai atau karyawan, melainkan menjadi entrepreneur yang menciptakan lapangan kerja.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved