Gaung dan Gema

INILAH Perbedaan Gaung dan Gema, Dilengkapi Pengertian dan Penyebab hingga Contohnya

Inilah perbedaan gaung dan gema. Materi ini ada dalam pelajaran buku tematik kelas 4 Sekolah Dasar. Gaung dan gema merupakan dua macam bunyi pantul.

Tayang:
youtube
Contoh suara gema jika berteriak di dalam goa. INILAH Perbedaan Gaung dan Gema, Dilengkapi Pengertian dan Penyebab hingga Contohnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Inilah perbedaan dari gaung dan gema. Materi ini ada dalam pelajaran buku tematik kelas 4 Sekolah Dasar.

Gaung dan gema merupakan dua macam bunyi pantul. Keduanya mirip, tapi tidak sama.

Gaung dan gema ternyata memiliki perbedaan,meskipun sama-sama sebagai bunyi pantul.

Bagi adik-adik yang saat ini sedang menjalani pembelajaran dari rumah, bisa menyimak penjelasan dalam artikel ini.

Namun sebelum mencari tahu perbedaan gaung dan gema, marilah bersama memahami pengertian dan sifat bunyi.

Baca juga: KUNCI Jawaban Tema 2 Kelas 5 SD/MI Halaman 116 117 dan 118, Udara Bersih Bagi Kesehatan

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 3 SD/MI, Tema 1 Subtema 3 Pembelajaran 2 Halaman 109 - 115

Dilansir dari Tribunnews.com dengan judul Perbedaan Gaung dan Gema Lengkap dengan Pengertian, Penyebab Terjadi hingga Contohnya, dikutip dari bobo.grid.id, bunyi merupakan gelombang yang dihasilkan oleh benda yang bergetar.

Bunyi memiliki 3 sifat yakni:

- Bunyi Memerlukan Medium untuk Merambat

Bunyi dapat merambat melalui medium padat, cair, hingga gas.

Tapi bunyi tidak dapat merambat di ruang hampa karena tidak ada medium di ruang hampa.

- Bunyi Dapat Dibiaskan

Mengapa suara petir di malam hari terdengar lebih keras daripada suara petir di siang hari?

Karena udara di siang hari, lebih panas daripada di malam hari yang membuat kerapatan udara di siang hari lebih renggang daripada malam hari, sehingga suara petir di malam hari jadi lebih keras.

Siti menyebutkan bunyi yang dihasilkan benda-benda
Siti menyebutkan bunyi yang dihasilkan benda-benda (ist)

- Bunyi Dapat Dipantulkan

Pantulan bunyi terjadi ketika bunyi mengenai suatu penghalang sehingga dapat terjadi gema dan gaung.

Apa Itu Gema dan Gaung?

Dikutip dari sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id, gema adalah bunyi pantul yang terdengar dengan jelas, karena datangnya setelah bunyi asli selesai mengudara.

Gema akan terdengar beberapa saat setelah bunyi aslinya.

Hal tersebut karena bunyi membutuhkan waktu untuk bergerak dari tempat sumber bunyi ke dinding pemantul dan dari dinding pemantul menuju ketempat sumber bunyi kembali.

Sementara, gaung merupakan bunyi pantul yang tidak terdengar dengan jelas karena datangnya hampir bersamaan dengan bunyi aslinya.

Penyebab Terjadinya

Gema terjadi karena jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul relatif jauh.

Contoh: Ketika kita berada di dalam goa dan mengucapkan kata manusia maka suara tersebut akan menggema menjadi MA-NU-SIA (MA NU SIA).

Contoh suara gema jika berteriak di dalam goa.
Contoh suara gema jika berteriak di dalam goa. (youtube)

Suara dipantulkan akan terdengar dengan jelas.

Namun, gaung terjadi karena jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantulnya relatif dekat.

Contoh: Ketika kita berada di dalam ruang pertemuan dan mengucapkan kata manusia maka suara tersebut akan menggaung menjadi MA-NU-(MA)-SIA-(NU) – SIA.

Suara yang dipantulkan akan bertabrakan.

Baca juga: KUNCI Jawaban Tema 1 Kelas 5 SD/MI Halaman 172 173 174 175 Sampai 178, Organ Gerak Hewan dan Manusia

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 2 SD, Halaman 37 - 51 Subtema 1 Pembelajaran 5 dan 6

Perbedaan Gema dan Gaung

- Kecepatan pantulan suara gema cenderung lebih lama daripada gaung.

- Jarak sumber suara gema lebih jauh daripada jarak sumber suara gaung.

- Hasil pantulan suara gema terdengar jelas sementara hasil pantulan suara gaung tidak jelas atau bertabrakan.

(Tribunnews.com/Nadya) (Bobo.grid.id/ Iveta Rahmalia)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved