Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Penganiayaan di Kalteng, Pelaku Bacok Penjual Buah di Sampit Gegara Tak Dipinjami Duit

Penganiayaan di Kalteng. Pedagang buah dibacok di Jalan Yos Soedarso, Kota Sampit, Kabupaten Kotim. Pelaku ditangkap anggota Polsek Ketapang.

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
POLRES KOTIM
Penganiayaan di Kalteng. Penjual buah, FA (kiri), luka di punggung dan jari akibat dibacok DSS (21) di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (8/8/2021) dini hari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Penganiayaan di Kalteng. Seorang penjual buah berinisial FA (28) melaporkan DSS (21) lantaran membacoknya dengan menggunakan parang.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Yos Soedarso, depan taman, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),  Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (7/8/2021) sekitar pukul  23.00 WIB.

"Ada keributan di sekitar taman kota, saya kira ada maling, pas lewat lokasi itu," ujar Mulkansyah, warga Kota Sampit, Kabupaten Kotim, Minggu (8/8/2021).

Informasi dari warga, sebelum kejadian penganiayaan tersebut, sempat terjadi keributan antara pelaku dan pedagang yang menjaga buah-buahan di lokasi.

Baca juga: Pembunuhan di Kalteng, Pelaku Duel dengan Pedagang di Sampit Setelah Minta Rp 60 Juta

Baca juga: Penganiayaan Kalteng, Sayat Anak Tiri dengan Sajam, Warga Kapuas Ditangkap

Disebut, pelaku mengambil parang hingga akhirnya melakukan pembacokan terhadap korban tersebut.

Sementara itu, Kapolres Kotawaringin Timu AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kepala Polsek Ketapang, AKP Samsul Bahri, membenarkan terjadi penganiayaan terhadap penjual buah di sekitar taman kota.

"Palakunya sudah kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan," ujarnya.

Korban melaporkan kejadian tersebut Minggu (8/8/2021) pukul 01.00 WIB. Kemudian, polisi mengamankan pelaku, warga Jalan Ir H Juanda Telaga, Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim.

Baca juga: Penganiayaan di Kalteng, Karena Hal Sepele, Warga Pundu Kotim Pukul Sopir dengan Pipa Besi

Baca juga: Pembunuhan di Kalteng, Habisi Nenek 63 Tahun dan Lukai Si Cucu di Kapuas, Ternyata Ini Motif Pelaku

Menurut Kapolsek, pihaknya juga telah mengamankan parang dan sarungnya atau kumpangnya dengan warna merah.

Diceritakan, awal terjadinya penganiayaan tersebut ketika pelaku mau meminjam uang kepada korban sebesar Rp 35.000.

Korban tidak memberikan dengan alasan uang di kios bukan miliknya karena ada bosnya.

Penganiayaan di Kalteng. Parang pelaku diamankan Polsek Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (8/8/2021) dini hari.
Penganiayaan di Kalteng. Parang pelaku diamankan Polsek Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (8/8/2021) dini hari. (POLRES KOTIM)

"Pelaku marah, mengambil parang, mengejar korban, melukai bagian punggung korban, bahu belakang sebelah kiri dan juga jari telunjuk kiri korban. Korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Ketapang," ujarnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved